Welcome to Our Website   www.majalahbuser.com
Redaksi Iklan Pemasaran : Komplek Ruko Stadion Brawijaya  Jl. Ahmad Yani D-6  Kediri
Telp. 081 234 700 500 - Email : redaksi@majalahbuser.com
copyright . 2019 @ majalahbuser.com
majalahbuser.com Cuitan Presiden ke-6 Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di akun resmi twitternya beberapa hari lalu terus banjir komentar dari netizen. Sebagian besar netizen dibuat kebingungan dengan cuitan 'abu-abu' dari pentolan Partai Demokrat tersebut.

"Saya mengikuti hiruk pikuk sosial & politik seputar RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP). Saya juga sudah membaca & mengkaji RUU tsb. Tentu ada pendapat & tanggapan saya. Namun, lebih baik saya simpan agar politik tak semakin panas *SBY*," tulis akun @SBYudonyono.

Cuitan SBY pada Selasa 23 Juni 2020 lalu itu menuai lebih dari 4 ribu komentar dan hampir enam ribu kali diretweet netizen. Jumlah komentar yang atau tanggapan yang fantastis. Sebagai perbandingan, rata-rata cuitan SBY di akun twitternya menuai tanggapan ratusan saja. Tapi kali ini jauh berbeda.

Ya, cuitan SBY tersebut kembali membingungkan netizen.  Sebagian besar justru menyayangkan cuitan SBY. Salah satunya datang dari pemilik akun @TanYoana yang selama ini memang telah sukses menjadi 'bintang' di jagat maya.

"Kalo Mau Simpan, Lebih Baik Ga Usah Ngetwit Pak SBY (emoticon tertawa lebar).

Saya Turut Prihatin," tulis akun @TanYoana, Sabtu 27 Juni 2020. "Lalu apa maksud dari cuitan bapak kalau hanya mengabarkan apa yang tidak dikabarkan bapak," tulis akun @SalmaBrecht.

Ada juga yang menganggap cuitan SBY itu sebagai langkah 'abu-abu' yang memang dianggap khas SBY dan Partai Demokrat. "Mana bisa? Dr 2004 - 2014 kalo kasih pendapat sll abu abu .. always itu .. iya in aja deh," tulis akun @inthuliaster.

Terlepas dari komentar netizen yang sebagian besar menyayangkan kalimat 'abu-abu' dari cuitan tersebut, sejatinya akun resmi SBY tercatat beberapa kali kembali 'bernyanyi' terkait RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP). (viva)
Sabtu, 27 Juni 2020

Cuitan 'Abu-abu' SBY Seputar RUU Ideologi Pancasila Banjir Komentar
      Berita Nasional :

       Berita Daerah