Redaksi Iklan Pemasaran : Komplek Ruko Stadion Brawijaya  Jl. Ahmad Yani D-6  Kediri
Telp.(0354)-7000500 Fax. 0354 692543  E-mail : redaksi@majalahbuser.com
copyright . 2011 @ majalahbuser.com
Welcome to Our Website   www.majalahbuser.com
copyright @ 2011 - 2018 majalahbuser.com
Jakarta - Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko sempat melontarkan sindiran terkait kepulangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab ke Tanah Air. Sindiran tersebut dilontarkan Moeldoko karena kepulangan Habib Rizieq disebut sebagai salah satu syarat rekonsiliasi kubu Prabowo Subianto dengan kubu Joko Widodo (Jokowi).

Moeldoko tidak sepakat jika kepulangan Habib Rizieq dijadikan salah satu klausul rekonsiliasi. Dia menegaskan bahwa pemerintah tidak mengusir Habib Rizieq.

"Siapa yang pergi, siapa yang pulangin. Kan pergi (tinggalkan Indonesia), pergi sendiri kok dipulangin, gimana sih? Emangnya kita yang ngusir, kan nggak," kata Moeldoko saat ditemui di Istana Bogor, Selasa (9/7/2019).

Mantan Panglima TNI itu pun heran. Moeldoko menyarankan Habib Rizieq untuk pulang sendiri ke Indonesia. "Pergi, pergi sendiri, kok kita ribut mau mulangin, kan gitu," terang Moeldoko.

"Ya pulang sendiri saja, nggak beli tiket, baru gua beliin," lanjutnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Sobri Lubis menilai pernyataan Kepala Staf Presiden Moeldoko soal siap membayar tiket pulang pesawat Habib Rizieq tidak pantas. Kantor Staf Presiden (KSP) mengatakan harusnya pernyataan Moeldoko direspons baik.

"Kalau Pak Moeldoko menyediakan diri seperti itu mestinya untuk apa dia merepotkan diri, harusnya direspons baik dong ada niat baik," ujar Tenaga Ahli Kedeputian IV KSP Ali Mochtar Ngabalin saat dihubungi, Selasa (16/7/2019) malam.

Menurutnya tidak ada yang salah dengan pernyataan Moeldoko yang akan membelikan tiket pesawat untuk Habib Rizieq. Oleh sebab itu, Ngabalin mengatakan hal itu tidak perlu dipermasalahkan.

"Saya ini sendiri sungguh-sungguh mau bilang pernyataan itu tidak ada yang salah, jadi kalau Pak Moeldoko ngomong seperti itu mestinya teman-teman memberikan respons yang bagus," lanjutnya.

Lebih lanjut, Ngabalin menilai eks Panglima TNI itu berniat baik terkait pernyataannya. Sehinga ia mempertanyakan maksud dari pernyataan Sobril Lubis.

"Nggak usah (dipermasalahkan), orang berniat baik kok. Apa urusannya pernyataan si Sobri kayak begitu?" kata Ngabalin.

Sobri Lubis menjawab sindiran Moeldoko soal siap membayar tiket pulang pesawat Habib Rizieq tidak pantas. Sobri menegaskan uang Moeldoko tak akan berguna untuk Habib Rizieq.

"Ada Moeldoko, juga Puan Maharani. Moeldoko melecehkan betul. Dia bilang, 'Kalau Habib Rizieq nggak punya uang, saya ongkosin.' Anda punya uang berapa? Mau pulangin Habib Rizieq. Bukan Anda doang yang punya uang. Uang Anda nggak laku untuk Habib Rizieq. Cuma Anda ini harus tahu dan nggak pantaslah, nggak pantas, tidak profesional. Begitu juga Puan Maharani menyatakan pergi sendiri pulang sendiri, ini apa ini," kata Sobri dalam video yang diunggah di akun YouTube Front Tv, seperti dilihat detikcom, Selasa (16/7).

Sebelumnya, Moeldoko mengaku tidak sepakat Habib Rizieq menjadi salah satu syarat rekonsiliasi kubu Prabowo Subianto dengan kubu Joko Widodo (Jokowi). Moeldoko menegaskan pemerintah tidak mengusir imam besar FPI itu.

Moeldoko pun menyarankan Rizieq pulang sendiri ke Indonesia. Bahkan dia menyindir siap membayar biaya kepulangan Habib Rizieq.

"Pergi, pergi sendiri, kok kita ribut mau mulangin, kan gitu. Ya pulang sendiri saja, nggak beli tiket, baru gua beliin," kata Moeldoko di Istana Bogor, Selasa (9/7). (detik)
Rabu, 17 Juli 2019

Moeldoko vs FPI Soal Kepulangan Habib Rizieq
Habib Rizieq Syihab
      Berita Nasional :

       Berita Daerah