Redaksi Iklan Pemasaran : Komplek Ruko Stadion Brawijaya  Jl. Ahmad Yani D-6  Kediri
Telp.(0354)-7000500 Fax. 0354 692543  E-mail : redaksi@majalahbuser.com
copyright . 2011 @ majalahbuser.com
Welcome to Our Website   www.majalahbuser.com
Redaksi Iklan Pemasaran : Komplek Ruko Stadion Brawijaya  Jl. Ahmad Yani D-6  Kediri
Telp.(0354)-7000500 Fax. 0354 692543  E-mail : redaksi@majalahbuser.com
copyright . 2012 @ majalahbuser.com
JAKARTA - Ratusan orang tampak memadati halaman Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta Pusat, Jumat (26/10/2012). Mereka datang untuk mendapatkan hewan kurban yang akan dibagikan pihak masjid.

Meskipun panitia baru akan membagikan daging kurban pada sore hari, namun ada warga yang datang sejak siang. Iwan satu diantara warga yang datang sejak siang.
Sabtu, 27 Oktober 2012

Idul Adha 2012
Tunggu Pembagian Daging, Warga Menyemut di Masjid Sunda Kelapa
"Saya datang kesini (Masjid Agung Sunda Kelapa) dari jam 1 siang," kata Iwan salahs atu warga yang ikut dalam antrian.

Warga asal Cikini ini memang sudah langganan untuk mengantri daging kurban di Masjid Agung Sunda Kelapa. Kali ini ia datang berdua bersama istrinya.

Selain Iwan, ada juga Ina yang baru pertama kali datang ke Masjid Agung Sunda Kelapa untuk mengantri daging kurban. "Saya baru pertama kali kesini," kata wanita yang bertempat tinggal di Setiabudi, Jakarta Selatan tersebut.

Untuk Idul Adha tahun ini, Masjid Agung Sunda Kelapa menyembelih 116 ekor kambing dan 41 ekor sapi. Dari keseluruhan hewan kurban tersebut, nantinya akan dibuat 1.500 kupon yang akan dibagikan kepada warga.


Jual Daging Sapi Pinggir Jalan Marak di Mempawah

Semenjak H-1 lebaran Idul Adha yang jatuh Jumat (26/10/2012), pedagang sapi tumpah ruah di jalan-jalan daerah Pasar Mempawah. Mereka banyak memanfaatkan moment menyambut lebaran itu untuk menjual daging sapi. Karena kebutuhan daging memang melonjak menjelang lebaran.

Seorang penjual daging sapi H Udin, mengatakan dirinya setiap menjelang lebaran hari raya selalu memotong sapi, dagingnya dijual kepada masyarakat. Menurutnya kebutuhan masyarakat jelang hari raya ini bukanlah untuk kurban tapi untuk kebutuhan sehari-hari.

"Saya berjualan mulai tadi malam. Tidak banyak saya motong sapi hanya 3 ekor saja. Dan sekarang sudah hampir habis," ujarnya saat ditemui di tenda tempatnya berjualan.

Ia menjelaskan masyarakat saat membeli tidak terlalu banyak, rata-rata mereka membeli satu hingga tiga kilogram saja. Ada juga yang lebih dari itu tetapi sangat jarang sekali. Kesukaan masyarakat juga bervariatif dari daging hingga tulang semuanya habis terjual.

"Kalau dihitung berdasarkan kondisi daging, memang lebih banyak yang mencari dagingnya saja. sebab kalau tulang itu mereka biasanya hanya untuk tambahan saja," terang Udin.

Pasar dadakan sepanjang jalan pasar Mempawah itu menurut sejumlah warga hanya terjadi saat menjelang hari lebaran saja. Sebab kalau penjual daging hari biasnya itu diletakkan di dalam. Ada tempatnya tersendiri. Untuk yang saat ini merupakan pasar sementara saja karena jumlah penjualan dan pembelinya mengalami peningkatan.

"Lihat saja, sekarang ini sangat rame. Ini hanya terjadi dari tadi malam dan terakhir mungkin bentar lagi sudah selesai semuanya. Pedagang nampakanya sudah habis semua dagingnya," ucap seorang warga M Nakir. (tribunnews)

Antri daging. Warga Menyemut di Masjid Sunda Kelapa

      Berita Daerah  :

      Berita Nasional :