Redaksi Iklan Pemasaran : Komplek Ruko Stadion Brawijaya  Jl. Ahmad Yani D-6  Kediri
Telp.(0354)-7000500 Fax. 0354 692543  E-mail : redaksi@majalahbuser.com
copyright . 2011 @ majalahbuser.com
Welcome to Our Website   www.majalahbuser.com
Redaksi Iklan Pemasaran : Komplek Ruko Stadion Brawijaya  Jl. Ahmad Yani D-6  Kediri
Telp.(0354)-7000500 Fax. 0354 692543  E-mail : redaksi@majalahbuser.com
copyright . 2012 @ majalahbuser.com
Jakarta - Diperkirakan jumlah pemudik pada tahun ini mencapai 16 juta orang, baik melalui jalur darat dan udara. Dampaknya puncak arus mudik diperkirakan berlangsung hingga dua hari.

"Puncaknya diperkirakan Kamis dan Jumat, jadi dua hari," kata Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub, Suroyo Alimoeso, di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (13/8/2012).
Selasa, 14 Agustus 2012

Pemudik Capai 16 Juta, Puncak Arus Mudik Diperkirakan Kamis & Jumat
Situasi yang mulai terasa pada H-3 demikian akan dirasakan pemudik pengguna moda angkutan darat dan udara. Sedangkan kapal laut justru menurun, sebab puncaknya sudah berlangsung sejak H-15 lalu.

"Intensitas lalu lintas yang perlu diantisipasi sepeda motor dan mobil pribadi," wanti Suroyo.

Lebih lanjut dipaparkannya, tahun ini jumlah pemudik berkendara mobil pribadi naik 5,4% dibanding tahun lalu. Sedangkan sepeda motor naik 6,6% dari 2,5 juta pada tahun lalu.

Sedangkan jumlah pemudik yang menggunakan pesawat terbang, diperkirakan naik 10% dari 2011. Untuk melayani para penumpang, selain menambah jadwal terbang juga mengoperasikan beberapa bandara tujuan hingga 24 jam mulai H-3. "Yang penting tidak macet dan posisi pesawat sehat," sambung Suroyo.


Kapolri: Tetap Akan Terjadi Kemacetan Dalam Arus Mudik

Sarana jalan raya untuk mudik lebaran tahun ini lebih baik bila dibanding sebelumnya. Namun kemacetan tetap akan terjadi sebab jumlah penggunanya juga bertambah banyak.

"Kita perkirakan ada kemacetan, tetap seperti lalu," kata Kapolri Timur Pradopo di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (13/8/2012).

Menurutnya 'penyumbang' utama kemacetan adalah bertambahnya jumlah pemudik berkendara kendaraan roda dua. Pemudik motor baru ini diperkirakan satu juta unit lebih banyak dari arus mudik pada 2011.

Titik kemacetan yang perlu jadi kewaspadaan adalah menjelang exit tol Cikampek, Cirebon, Kanci dan Pejagan. Sedangkan di jalur selatan, rute Malangbong dan di sekitarnya dinilai rawan macet. "Terutama saat di tanjakan dan turunan. Itu perlu perhatian," wanti Timur.

Maka demi memastikan perjalanan yang aman dan nyaman, Polri menggelar anggotanya di berbagai titik rawan macet dan kecelakaan. Tidak ketinggalan menyiagakan satuan khusus untuk mencegah gangguan keamanan.

"Semua akan kita optimalkan," imbuh Timur.


2 Hari Arus Mudik, 88 Orang Meninggal di Jalan Raya

Arus mudik Lebaran yang dimulai dari H-9, yakni pada 11 Agustus 2012 lalu sudah memakan korban meninggal di jalan sebanyak 88 orang. Sedangkan kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi sebanyak 556 kasus. Demikian disampaikan Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Mabes Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (13/8/2012).

Boy merinci kecelakaan yang terjadi pada hari pertama Operasi Ketupat yakni H-9 pada 11 Agustus 2012 sebanyak 252 kasus kecelakaan dengan korban meninggal 34 orang. Sedangkan H-8 pada 12 Agustus 2012, ada 304 kasus kecelakaan dengan korban meninggal di jalan raya 54 orang.

"Jadi 2 hari Operasi Ketupat, korban meninggal di jalan raya 88 orang. Dari 88 orang ini, 38 orang korban di daerah Polda prioritas I," kata Boy. Sisanya, imbuh Boy, ada di Polda prioritas II. Luka berat di H-9 ada 36 orang dan H-8 ada 69 orang. Luka ringan pada H-9 ada 253 orang dan H-8 ada 266 orang.

Boy menambahkan bahwa kebanyakan korban adalah pemotor. Berikut ranking kecelakaan lalu lintas di Polda prioritas I:

1. Jateng 93 kecelakaan
2. Jatim 56 kecelakaan
3. Jabar 22 kecelakaan
4. Metro Jaya 12 kecelakaan
5. Sulsel 5 kecelakaan

"Jadi ini di 5 polda yang tertinggi," kata Boy. Untuk Polda prioritas 2 yang tertinggi untuk kasus kecelakaan lalu lintas:

1. Sumut 25 kecelakaan
2. Kalbar 10 kecelakaan
3. Sumbar 8 kecelakaan
4. Riau 6 kecelakaan
5. Kaltim 5 kecelakaan

"Kami mengimbau untuk senatiasa berhati-hati dalam berkendara di jalan raya. Polri mengingatkan untuk meningkatkan kehati-hatian kita. Apabila mengantuk hendaknya berhenti lalu melakukan pemulihan kondisi baru melanjutkan kembali perjalanan," kata Boy.

sumber: detikNews
mudik_kapal_laut
      Berita Daerah  :

      Berita Nasional :