Redaksi Iklan Pemasaran : Komplek Ruko Stadion Brawijaya  Jl. Ahmad Yani D-6  Kediri
Telp.(0354)-7000500 Fax. 0354 692543  E-mail : redaksi@majalahbuser.com
copyright . 2011 @ majalahbuser.com
Welcome to Our Website   www.majalahbuser.com
Redaksi Iklan Pemasaran : Komplek Ruko Stadion Brawijaya  Jl. Ahmad Yani D-6  Kediri
Telp.(0354)-7000500 Fax. 0354 692543  E-mail : redaksi@majalahbuser.com
copyright . 2012 @ majalahbuser.com
Colorado - Sebanyak 14 orang tewas dan 50 lainnya luka-luka akibat tembakan jarak dekat yang dilepaskan pria bertopeng kala pemutaran perdana film Batman di Teater Film Century Aurora 16, Denver, Colorado, Amerika Serikat.

Tragedi itu terjadi pada Jumat, 20 Juli 2012, waktu film Batman: The Dark Knight Rises diputar pada jam tengah malam.
Sabtu, 21 Juli 2012

Pemutaran Film Batman Telan Nyawa 14 Penonton
Warga berkumpul di luar bioskop yang menjadi lokasi penembakan oleh pria misterius saat pemutaran perdana film Batman The Dark Knight Rises, di Aurora, Denver, Colorado AS, Jumat (20/7) dini hari. AP Photo
Kata seorang saksi mata, waktu Batman muncul di layar, tiba-tiba saja muncul lelaki berbaju besi dengan masker gas air mata yang menutup mukanya. Dengan satu senapan laras panjang, pria itu menghadap ke arah penonton dan memberondong mereka dari jarak dekat.

"Akibatnya, seorang bayi,beberapa penonton cilik, dan remaja menjadi korban," kata kepala kepolisian Daniel J. Oates. Dari 14 orang yang meninggal, kata Oates, sebanyak 10 korban tewas di tempat. Sedangkan empat lainnya menghembuskan napas terakhir di rumah sakit.

Menurut kantor berita 9News, si pelaku memasuki bioskop beberapa menit setelah film dimulai. Waktu itu, penonton mendengar suara berdesis dan asap. Kemudian terdengar suara berondongan peluru. Oates menjelaskan, polisi menangkap pelaku yang tengah berdiri di depan teater sambil membawa senapan dan pistol. "Selain senapan di tangan pelaku, kamu menemukan dua senjata di mobil penembak yang terparkir tak jauh dari bioskop," ujarnya. (tempo)

Ini Insiden Penembakan Paling Kelam di AS

Warga Amerika Serikat ternyata memiliki sejarah dan pengalaman kelam terkait dengan insiden penembakan massal. Selama dua dekade terakhir, tak kurang ada 15 insiden penembakan massal mematikan. Polanya, pelaku langsung mengakhiri hidupnya setelah melancarkan tembakan. Berikut ini adalah serangkaian insiden penembakan massal mematikan sepanjang sejarah AS.

1. Killeen, Texas, Oktober 1991: Seorang pria menembak mati 22 orang di sebuah restoran, dan akhirnya melakukan aksi bunuh diri.

2. Littleton, Colorado, April 1999: Dua pria remaja menembak serta membunuh 12 siswa dan seorang guru di SMU Columbine. Seusai menghabisi nyawa kawan dan guru mereka, keduanya bunuh diri.

3. Atlanta, Georgia, Juli 1999: Seorang pialang saham melakukan serangkaian penembakan dalam satu hari. Sekitar 12 orang menjadi korban, termasuk istri dan dua anaknya. Pialang saham tersebut akhirnya bunuh diri.

4. Red Lake, Minnesota, Maret 2005: Seorang remaja pria menembak dua orang di rumah kakeknya di sebuah kawasan reservasi. Tak puas, remaja pria itu pergi ke sebuah sekolah tak jauh dari rumah kakeknya dan menembak tujuh orang. Setelah itu, remaja pria ini mengakhiri hidupnya sendiri.

5. Blacksburg, Virginia, April 2007: Seorang pelajar mengamuk di Virginia Tech dan menembak 32 orang sebelum bunuh diri.

6. Omaha, Nebraska, Desember 2007: Seorang pemuda berusia 19 tahun menembak mati 8 orang di pusat perbelanjaan dan melakukan aksi bunuh diri.

7. Covina, California, Desember 2008: Seorang pria berkostum Santa Klaus melancarkan tembakan ke sebuah kerumunan orang yang tengah berpesta. Sebanyak 9 orang tewas. Sementara itu, pria berkostum Santa Klaus ini langsung mengakhiri hidupnya.

8. Geneva County dan Coffee County, Alabama, Maret 2009: Seorang pria pengangguran berusia 28 tahun menembak ibu dan seorang bayi, serta 8 orang lainnya. Setelah itu, pria tersebut mengakhiri hidupnya.

9. Carolina Utara, Maret 2009: Seorang pria bersenjata menembak 8 orang di rumah sakit di Carolina Utara. Korbannya mayoritas adalah orang tua dan pasien yang tengah mendapatkan perawatan.

10. Binghamton, New York, April 2009: Seorang pria menembak 13 orang di pusat imigrasi.

11. Fort Hood, Texas, November 2009: Tentara AS melancarkan tembakan di markas militer. Sebanyak 13 orang terluka dan 42 lainnya luka-luka.

12. Manchester, Connecticut, Agustus 2010: Seorang pria yang mengeluhkan rasisme menembak 8 orang, sebelum akhirnya mengakhiri nyawanya sendiri.

13. Pantai Seal, California, Oktober 2011: Seorang pria yang mengamuk atas penahanan anak-anak menembaki sebuah salon dimana istrinya bekerja. Akibatnya, 8 orang tewas atas perbuatannya.

14. Oikos, California, April 2012: Seorang perawat pria menembak 7 orang di sebuah universitas

15. Aurora, Colorado, Friday July 20: Seorang pria menembaki sebuah bioskop yang tengah memutar film perdana "The Dark Knight Rises". Dilaporkan 12 orang tewas, dan puluhan lainnya mengalami luka-luka. (AFP)

      Berita Daerah  :

      Berita Nasional :