Tere mengaku tidak ingin terlibat di dunia politik dalam waktu dekat. Ia ingin fokus mengurus keluarga dan menyelesaikan tesis.
"Sekali lagi saya tekankan, untuk politik praktis saya harus stop dulu," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Tere membantah jika pengunduran dirinya terkait dengan kasus Hambalang yang melibatkan Komisi X.
"Pada hari ini juga saya tegaskan tidak ada, tidak ada sama sekali," ujarnya.
Tere menyayangkan jika ada pihak-pihak yang mencoba mengaitkan pengunduran dirinya dengan kasus Hambalang. "Kalau ada yang berusaha mengaitkan, Allah Maha Tahu siapa-siapa saja yang punya konspirasi politik untuk mengaitkan," ujarnya.
Saat dikonfirmasi, Wasekjen PD Saan Mustopa mengaku belum mengetahui pengunduran diri Tere dari Partai Demokrat. Sepengatahuannya, Tere hanya mengundurkan diri dari fraksi.
"Nggak. Cuma dari fraksi saja. Memang KTA (Kartu Tanda Anggota)-nya sudah dikembalikan?" tutur Saan.
Ini Dia Alasan Tere Mundur dari DPR
Penyanyi Tere mengumumkan pemberhentian dirinya sebagai anggota DPR. Ia beralasan merasa tak mampu menjalankan tugasnya sebagai wakil rakyat.
"Sebagai mana visi saya saat kampanye mencerdaskan pendidikan bangsa terutama pada anak-anak. Saya memiliki tanggung jawab sosial untuk memperjuangkan nasib seniman di negeri ini," ungkapnya dalam jumpa pers di Gedung Nusantara III, DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Jumat (1/6/2012).
Menurutnya, tugas sebagai anggota DPR tak semudah apa yang dinilai orang kebanyakan di luar. Tak hanya itu, Tere juga mengaku tengah banyak tertimpa masalah keluarga.
"Sebagai individu tak bisa membuat saya lagi secara efektif. Masalah-masalah saya dengan keluarga juga menghambat kinerja kerja saya. Karena itu, saya sampai pada keputusan saya ini," tuturnya.
"Tapi sekali lagi, saya terpaksa harus mundur karena kondisi keluarga, kesehatan orangtua dan orangtua ingin saya menyelesaikan tesis," tambahnya. (detikNews)