Redaksi Iklan Pemasaran : Komplek Ruko Stadion Brawijaya  Jl. Ahmad Yani D-6  Kediri
Telp.(0354)-7000500 Fax. 0354 692543  E-mail : redaksi@majalahbuser.com
copyright . 2011 @ majalahbuser.com
Welcome to Our Website   www.majalahbuser.com
Redaksi Iklan Pemasaran : Komplek Ruko Stadion Brawijaya  Jl. Ahmad Yani D-6  Kediri
Telp.(0354)-7000500 Fax. 0354 692543  E-mail : redaksi@majalahbuser.com
copyright . 2012 @ majalahbuser.com
Padang - Hujan deras yang melanda wilayah Padang, Sumatera Barat, sejak Selasa sore, 27 Juli 2012, menyebabkan dua sungai besar yang membelah kota tersebut meluap.

Sejumlah kawasan di hulu sungai Batang Arau dan Batang Kuranji mulai terendam banjir.
Rabu, 25 Juli 2012

Dua Sungai di Padang Meluap, 10 Orang Hilang
Menurut data Pusat Pengendali Operasi Penanggulangan Bencana Sumbar, satu rumah kayu di Ujung Tanah, dekat Kampus UPI, Kecamatan Lubuk Begalung, yang berada di aliran Batang Arau, hanyut terbawa luapan arus sungai.

"10 orang dikabarkan hilang dan masih dalam pencarian," kata Manajer Pusdalops Sumbar, Ade Edward.

Dua sungai besar yang membelah kota itu membesar sejak dua jam lalu. Luapan sungai Batang Kuranji yang berhulu di Lamau Manis, meluap ke kawasan Kalumbuak dan Parak Kopi, tidak jauh dari PDAM Kota Padang. Sedangkan luapan sungai Batang Arau membanjiri kawasan Indarung, Lubuk Begalung, dan Marapalam.

"Kawasan yang terendam banjir berada pada wilayah yang rendah, saat ini ketinggian air masih terus naik," kata Ade.

Sejauh ini, belum bisa dipastikan berapa unit rumah yang disapu luapan dua sungai besar yang bermuara ke Pantai Padang. Menurut sejumlah informasi, terjangan banjir menghantam desa Gunung Nago, Limau Manis, Padang. Banyak rumah yang terendam banjir.

"Banyak masyarakat mengungsi, namun sejauh ini belum ada instruksi untuk diungsikan terutama pemukiman di bantaran sungai besar ini," kata Ade. (VIVA)


Walikota Padang: Tidak Ada Korban Jiwa Akibat Banjir Bandang

Ratusan rumah terendam akibat banjir bandang di kota Padang, Sumatera Barat. Namun Walikota Padang Fauzi Bahar menuturkan tidak ada korban jiwa akibat peristiwa tersebut.

"Tidak korban jiwa dalam banjir bandang di kota Padang, memang kabar yang beredar ada warga yang hilang tapi setelah didata oleh tim kami tidak ada yang hilang," ujar Fauzi kepada wartawan di lokasi banjir, Rabu (25/7/2012).

BPBD Padang juga telah melakukan pendataan warganya. Warga yang sempat dinyatakan hilang sudah ditemukan oleh keluarganya.

"Korban bisa dikatakan hilang, jika ada nama yang diberikan pihak keluarga yang merasa kehilangan, tapi sejauh ini tidak ada. Namun dari hasil pendataan kami hewan ternak milik warga banyak yang hanyut," kata Kepala BPBD kota Padang, Dedi Henidal.

Dari pantauan detikcom di lokasi terdampak banjir pada pukul 02.00 WIB dini hari, sebagian daerah yang terkena banjir bandang yang sempat padam listriknya mulai dinyalakan. Hanya di kecamatan Burun Lawas dan Surau Gadang yang masih belum menyala listriknya.

Sementara di daerah Limau Manis, Kec Pauh, 2 jembatan rusak, dan 1 jembatan putus. Jembatan yang putus adalah penghubung Limau Manis dengan kampung Koto.

Sebelumnya Hujan deras yang melanda Kota Padang, Sumatera Barat, sejak Selasa (24/7) sore mengakibatkan banjir bandang. Peristiwa yang terjadi sejak pukul 18.30 WIB tersebut disebabkan oleh hujan deras yang melanda kota Padang selama tiga jam. (dtk)
Banjir bandang di Padang, Sumatera Barat
      Berita Nasional :

      Berita Daerah  :