Redaksi Iklan Pemasaran : Komplek Ruko Stadion Brawijaya  Jl. Ahmad Yani D-6  Kediri
Telp.(0354)-7000500 Fax. 0354 692543  E-mail : redaksi@majalahbuser.com
copyright . 2011 @ majalahbuser.com
Welcome to Our Website   www.majalahbuser.com
Redaksi Iklan Pemasaran : Komplek Ruko Stadion Brawijaya  Jl. Ahmad Yani D-6  Kediri
Telp.(0354)-7000500 Fax. 0354 692543  E-mail : redaksi@majalahbuser.com
copyright . 2012 @ majalahbuser.com
Jakarta - Pasangan Jokowi-Ahok memenangi pilgub DKI berdasarkan hitung cepat (quick count) sejumlah lembaga survei.

Pasangan yang diusung PDIP dan Partai Gerindra ini berhasil unggul karena menjadi kesayangan media (media darling).
Jum'at, 21 September 2012

Jokowi Menangkan Pilgub DKI Karena Jadi 'Kesayangan Media'
"Masalahnya sekarang media juga dalam hal tertentu membentuk orang. Pak Jokowi sangat mendapatkan peluang besar dengan media darling tersebut," ujar pengamat politik dari LIPI, Siti Zuhro, Kamis (20/9/2012)..

Menurutnya, media sangat berperan penting dalam pembentukan figur tertentu. Media apapun baik elektronik maupun cetak luar memiliki peran yang luar biasa dan sangat efektif.

Zuhro menjelaskan media darling terhadap Jokowi karena banyaknya opini tentang Jokowi yang lebih positif membentuk sosok pria asal Solo tersebut. "Jadi media tidak akan membaikkan Jokowi jika tidak memiliki kriteria itu. Media tidak mengada-ada memberitakan, dialah (Jokowi) yang mendapatkan keuntungan, dan dalam konteks itu media juga mengiyakan dengan menjadikan dia ikon," tuturnya.

Zuhro juga menyoroti soal efektifitas partai politik dalam pilgub DKI Jakarta kali ini. Menurutnya, partai politik kurang menunjukkan kinerjanya dalam pilgub DKI Jakarta. Padahal partai politik seharusnya menjadi bursa yang mencetak pemimpin serta memberikan edukasi politik sehingga muncul figur-figur kharismatik.

"Sementara partai politik justru kurang tampil, padahal dalam demokrasi yang utama itu partai politik," tutup Zuhro.

Sejumlah lembaga survei merilis hasil akhir hitung cepat pilgub DKI. Meski dengan metode dan jumlah sampel yang berbeda, hasilnya semua hampir sama. Pasangan Jokowi-Ahok menang.

Hitung cepat ini digelar real time dari sejumlah TPS di Jakarta. Sebagian ada yang disiarkan langsung televisi, sebagian lagi merilisnya di lokasi tertentu.


Ini Dia Program 100 Hari Jokowi Jika Definitif Jadi Gubernur DKI

Cagub DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) berhasil menjadi gubernur versi penghitungan cepat sejumlah lembaga survei. Jika Jokowi akhirnya dilantik menjadi gubernur DKI, lantas apa yang menjadi program 100 harinya ke depan?

"Saya sudah sampaikan dalam waktu 100 hari kartu 'Jakarta Sehat' dan 'Jakarta Pintar' sudah harus terbit," ujar Jokowi dalam jumpa pers di Posko Pemenangan Jokowi-Ahok, Jalan Borobudur No 22, Menteng, Jakpus, Kamis (20/9/2012).

Selain itu, Jokowi juga mengatakan akan merombak sistem birokrasi di pemerintahan provinsi DKI Jakarta. "Saya rasa birokrasi yang mental melayani sudah bisa dilakukan dalam waktu

3 bulan saya kerja," tuturnya.

Terkait media, pria yang saat ini masih menjabat sebagai Wali Kota Solo ini mengatakan akan membangun hubungan baik media setiap saat. Dia mengaku siap dihubungi 'pemburu berita' sepanjang hari.

"Saya juga akan akses kepada media yang ingin wawancara selama 24 jam penuh, saya layani. Semuanya. Masyarakat juga boleh. Tapi kalau bisa yang penting-penting saja. Kalau tidak penting, ya nggak usah. Karena saya melihat media sebagai alat kontrol di segala hal, jangan sampai ada informasi-informasi yang tidak terungkap ke publik. Jadi saya tidak mau tutup tutupi informasi ke publik, ya melalui media itu," cetusnya.

Sejumlah lembaga survei merilis hasil akhir hitung cepat pilgub DKI. Meski dengan metode dan jumlah sampel yang berbeda, hasilnya semua hampir sama. Pasangan Jokowi-Ahok menang.

Hitung cepat ini digelar real time dari sejumlah TPS di Jakarta. Sebagian ada yang disiarkan langsung televisi, sebagian lagi merilisnya di lokasi tertentu.

Berikut hasil hitung cepat lembaga survei pilgub DKI Jakarta:

1. Quick Count LSI-TV One: Jokowi-Ahok 53,68%, Foke-Nara 46,32%.
2. Indo Barometer-Metro TV: Jokowi-Ahok 54,11%, Foke-Nara 45,89%.
3. LSI-SCTV: Jokowi-Ahok: 53,81%, Foke-Nara 46,19%.
4. Kompas: Jokowi-Ahok: 52,97 %, Foke-Nara 47,03%
5. MNC Media-SMRC: Jokowi-Ahok 52,63%, Foke-Nara 47,37%.


sumber: detikNews
      Berita Nasional :

      Berita Daerah  :