Redaksi Iklan Pemasaran : Komplek Ruko Stadion Brawijaya  Jl. Ahmad Yani D-6  Kediri
Telp.(0354)-7000500 Fax. 0354 692543  E-mail : redaksi@majalahbuser.com
copyright . 2011 @ majalahbuser.com
Welcome to Our Website   www.majalahbuser.com
Redaksi Iklan Pemasaran : Komplek Ruko Stadion Brawijaya  Jl. Ahmad Yani D-6  Kediri
Telp.(0354)-7000500 Fax. 0354 692543  E-mail : redaksi@majalahbuser.com
copyright . 2012 @ majalahbuser.com
Lamongan - Jumlah pejudi yang tewas karena terjun di Bengawan Solo bertambah satu. Jasad Ramidi ditemukan mengambang di aliran sungai Desa Prijek Ngablak, Lamongan. Sehingga korban tewas menjadi enam orang.

Jasd Ramidi, warga Desa Sumberejo, Kecamatan Pucuk, Lamongan mengambang di permukaan sungai Bengawan Solo di Desa Prijek Ngablak, Kecamatan Karang Geneng.
Senin, 15 Oktober 2012

Enam Pejudi Sabung Ayam Tewas Tenggelam di Bengawan Solo
Sedan lima korban lainnya yang sebelumnya ditemukan tewas tersebut adalah,  Su'ud dan Ndori warga Desa Tracal, Kecamatan Karang Geneng, Toha warga Desa Prijek Ngablak, Kecamatan Karang Geneng, Kuwad, warga Desa Blimbing, Kecamatan Paciran dan Siswanto, warga Desa/Kecamatan Paciran.

korban tewas saat melarikan diri ketika petugas kepolisian melakukan patroli di lokasi judi sabung ayam yang ada di Desa Prijek Ngablak, Kecamatan Karang Geneng pada Sabtu (13/10/2012) dini hari.

Keenam korban itu adalah terduga pelaku judi sabung ayam dan domino yang semburat ketakutan lantas mencebur ke Sungai Bengawan Solo ketika ada patroli anggota Polres Lamongan pada Sabtu (13/10/2012) dinihari. Selain keenam orang yang tewas tersebut, 3 orang lainnya yang juga diperkirakan tenggelam di Bengawan Solo dan hingga kini belum ditemukan

Menurut warga setempat, Bambang, lokasi bantaran Bengawan Solo di Desa Prijek Ngablak dimanfaatkan untuk arena perjudian sabung ayam dan domino yang petaruhnya datang dari berbagai daerah.

Lantaran dianggap mengganggu, sebagian masyarakat Desa Prijek akhirnya nekat melaporkan perjudian itu ke Mapolres Lamongan.

Wakapolres Lamongan Kompol Tony Sugianto dikonfirmasi wartawan membenarkan kalau saat ini ada 6 korban meninggal tenggelam dan mereka semua memang diduga pelaku judi sabung ayam.

"Anggota saat itu hanya patroli untuk keamanan wilayah karena ada laporan sekelompok masyarakat jika di tempat itu seringkali dipakai arena judi sabung ayam dan domino," jelas Tony, Minggu (14/10/2012) malam. (detikSurabaya)
sabung ayam (ilustrasi)
      Berita Daerah  :

      Berita Nasional :