Redaksi Iklan Pemasaran : Komplek Ruko Stadion Brawijaya  Jl. Ahmad Yani D-6  Kediri
Telp.(0354)-7000500 Fax. 0354 692543  E-mail : redaksi@majalahbuser.com
copyright . 2011 @ majalahbuser.com
Welcome to Our Website   www.majalahbuser.com
Redaksi Iklan Pemasaran : Komplek Ruko Stadion Brawijaya  Jl. Ahmad Yani D-6  Kediri
Telp.(0354)-7000500 Fax. 0354 692543  E-mail : redaksi@majalahbuser.com
copyright . 2012 @ majalahbuser.com
Jakarta - Munculnya kontroversi tentang kedatangan penyanyi asal Amerika Serikat, Lady Gaga, di Indonesia ternyata juga marak diperbincangkan di jejaring sosial media, khususnya aksi pentasnya yang terancam batal karena tidak mendapatkan izin dari kepolisian.

Para pengguna Twitter ramai membicarakan kontroversi ini.
Jum'at, 18 Mei 2012

Ramainya "Kicau" Tentang Lady Gaga
Maraknya pembicaraan di Twitter itu juga berimbas pada munculnya "Lady Gaga" dalam trending topics di Twitter pada pukul 13.00 WIB (16/5/2012) tadi, mengenai kicauan para tweep, ada beberapa dukungan terhadap Lady Gaga agar bisa tetap menyambangi Indonesia untuk menggelar konser. Walau demikian, ada juga yang mendukung sikap kepolisian untuk tidak mengizinkan Corporate Legal Big Daddy Entertainment, promotor Lady Gaga, menggelar konser di Indonesia.

"So bad @ladyGaga lady gaga unfortunately canceled concerts in Indonesia, even though I already bought tickets:'" Demikian salah satu "kicau" di akun @charpinst, yang mengaku telah membeli tiket konser Lady Gaga di Indonesia. Tidak hanya itu, beberapa pengguna Twitter yakin bahwa konser tersebut akan tetap berlangsung di Indonesia.

"Cheers, Indonesia! Lady Gaga's concert goes on!" tulis akun @ZFDFLY. Selain itu, ada juga akun lain yang berkicau tentang candaan terhadap konser Lady Gaga yang terancam batal ini.

"Lady gaga ga jd konser di indo...krn ga dpt ijin... Mungkin klo ijinnya utk jd sinden d OVJ bole kalee yak," sebut akun @difiayu.

Seperti diketahui, pihak Polda Metro Jaya tidak merekomendasi Lady Gaga untuk menggelar konsernya di Jakarta. Penolakan tersebut berdasar pada persoalan sosial budaya. Pihak Polda mengaku mendapat masukan dari berbagai pihak yang menyatakan gaya dan pakaian Lady Gaga tidak mendidik dan tak sesuai dengan budaya bangsa.


Menteri Agama: Lady Gaga seperti Pemuja Setan

Kendati mengaku tak pernah menyaksikan videoklip penyanyi Lady Gaga, Menteri Agama Suryadharma Ali, yang juga Ketua Harian Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Pornografi, memberikan apresiasi kepada Polda Metro Jaya yang tidak memberikan rekomendasi izin konser kepada promotor Big Daddy Entertainment.
Alasan kedua, dalam konsernya, Lady Gaga terlihat seperti memuja setan. Lirik-liriknya juga seperti antiagama

Kementerian Agama mendukung langkah Polda Metro Jaya sebab Lady Gaga dipandang memberikan pengaruh negatif kepada masyarakat Indonesia. Ada tiga alasan Suryadharma, yang juga politisi Partai Persatuan Pembangunan, mendukung rekomendasi Polri.

Pertama, Suryadharma mengatakan, Lady Gaga dapat merusak akhlak bangsa. Kostum konser Lady Gaga selalu memperlihatkan bagian-bagian tubuh tertentu. "Alasan kedua, dalam konsernya, Lady Gaga terlihat seperti memuja setan. Lirik-liriknya juga seperti antiagama," kata Suryadharma, Kamis (17/5/2012).

Selain itu, Suryadharma juga mengatakan, ada desakan dari kelompok-kelompok tertentu yang menentang kehadiran Lady Gaga. Suryadharma berharap, langkah Polri yang tidak memberikan rekomendasi izin kepada promotor dapat menjadi barometer di daerah lainnya.

Tak langgar kebebasan berekspresi

Pada kesempatan ini, Suryadharma juga menegaskan, sikap Polri tak merusak kebebasan berekspresi. Kebebasan berekspresi di Indonesia tidak bersifat absolut. Ada aturan yang tak boleh dilanggar terkait kebebasan berekspresi.

"Justru pelarangan ini sebagai tugas dan tanggung jawab pemerintah dalam menjaga moral dan akhlak bangsa. Pengaruh asing yang negatif jangan dibawa ke Indonesia," ucap Suryadharma.

Terkait argumen sejumlah pihak bahwa apa yang dilakukan Lady Gaga tak lebih dari seni, Suryadharma tak menyangkalnya. Agama pun tak melarang kesenian. "Tapi harus seni yang bermartabat, seni yang memiliki kandungan edukasi, keindahan. Bukan seni yang merusak moral," katanya.

Polda: MUI Haramkan Tonton Lady Gaga

Majelis Ulama Indonesia mengharamkan umat untuk menonton pertunjukan Lady Gaga. Hal itu dinyatakan Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto, Selasa (15/5/2012) siang ini.

"Kami memastikan tidak akan memberikan rekomendasi pertunjukan Lady Gaga. Rekomendasi ini kami harapkan menjadi bahan pertimbangan bagi Mabes Polri," katanya. Menurut Rikwanto, surat pemberitahuan Polda Metro tidak memberikan rekomendasi tersebut disampaikan ke Mabes Polri pada 8 Mei lalu. Salah satu pertimbangan Polda Metro tidak memberikan rekomendasi adalah masukan dari MUI, yang intinya mengharamkan umat untuk menonton pertunjukan Lady Gaga.

"Menurut MUI, atraksi yang dipertontonkan Lady Gaga di panggung dan video-nya tidak pantas ditonton banyak orang, bisa merusak moral bangsa. Oleh karena itu MUI mengharamkan nonton pertunjukan Lady Gaga," jelasnya. (KCM)
      Berita Daerah  :

      Berita Nasional :

Lady Gaga