Redaksi Iklan Pemasaran : Komplek Ruko Stadion Brawijaya  Jl. Ahmad Yani D-6  Kediri
Telp.(0354)-7000500 Fax. 0354 692543  E-mail : redaksi@majalahbuser.com
copyright . 2011 @ majalahbuser.com
Welcome to Our Website   www.majalahbuser.com
Redaksi Iklan Pemasaran : Komplek Ruko Stadion Brawijaya  Jl. Ahmad Yani D-6  Kediri
Telp.(0354)-7000500 Fax. 0354 692543  E-mail : redaksi@majalahbuser.com
copyright . 2012 @ majalahbuser.com
Madiun - Memanfaatkan situs jejaring sosial facebook Eko Cahyo Purnomo (31) warga Ponorogo berhasil mendapat 14 sepeda motor dari para korban yang mayoritas warga Magetan.

Kasat Reskrim Polres Magetan, AKP Wasno mengatakan, dalam menjalankan aksinya tersangka menggunakan facebook Satria Samudra, menggaet korban dengan merayu temannya.
Rabu, 29 Februari 2012

Aksi Tipu-tipu Lewat Facebook, Eko Dapat 14 Motor
"Modusnya tersangka berpura-pura mengajak teman di facebooknya untuk bertemu dengan alasan ingin mencarikan jodoh atau mengajak berbisnis HP. Kemudian setelah mereka kopi darat baru tersangka menjalankan aksinya," kata Wasno, Selasa (28/2/2012).

Wasno menambahkan, setelah mereka bertemu, tersangka berpura-pura meminjam sepeda motor dengan berbagai alasan. "Setelah dipinjami motor tersangka langsung membawa kabur motornya," jelasnya.

Dari tangan tersangka, lanjut Wasno, pihaknya baru berhasil mendapat 7unit sepeda motor berbagai merek. Sedang 7 unit lainnya masih dalam pencarian.

"Masih ada tujuh yang belum kami dapatkan karena motor tersebut dijual di berbagai tempat," tegas Wasno. (dtk)


Gadis Banjarmasin Terdampar di Madura Gara-gara Facebook

Para orang tua sebaiknya lebih berhati-hati menjaga dan mengawasi anak gadisnya. Longgar sedikit akan mendapat musibah. Seperti yang dialami sebut saja Ani (17), asal Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan ini.

Selama 2 hari, Ani terlunta-lunta terdampar di Kota Pamekasan, Madura. Gadis yang masih duduk di SMA itu seperti orang linglung karena menjadi korban perkenalan via facebook.

Keterangan di lapangan menyatakan, gadis berambut sebahu dengan tinggi badan 158 cm dan berkulit terang itu, ditemukan anggota sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Pamekasan.

Saat ditemukan, sang gadis tampak tercenung di pinggir trotoar Taman Arek Lancor. Setelah ditanyakan asal-usulnya, sang gadis mengatakan berasal dari Banjarmasin.

"Selama 2 hari 2 malam, dia luntang-lantung menyusuri Kota Pamekasan. Dia mengatakan tidak makan dan tidak minum. Dia mengaku menjadi korban penipuan via facebook," tutur Hastutik, Selasa (28/2/2012).

Melihat nasib Ani, anggota LSM yang akrab dipanggil Estu itu, mengajaknya makan di sebuah warung. Sambil makan di waruang, Ani mengisahkan nasibnya kepada Estu.

"Ternyata Ani jadi korban penipuan oleh seorang pria yang dikenal di akun facebooknya. Saat ketemuan di Pamekasan, Ani diajak ke sebuah penginapan. Di sanalah harta Ani dikuras. Tas berisi uang, perhiasan dan ponselnya dibawa kabur sang pria saat Ani tertidur," urai Estu.

Beruntung di saku celananya Ani masih tersisa uang yang kemudian dibayar untuk sewa penginapan. Sekeluar dari penginapan itulah, Ani luntang-lantung tak memiliki uang dan kelaparan. Melihat nasib Ani, Estu lantas mengantarkannya ke Mapolres Pamekasan.

"Kemarin pagi saya antar Ani ke mapolres. Sebelumnya saya membelikan makanan ringan dan air mineral," sambungnya.

Di kantor polisi, Ani dipinjami pesawat telepon untuk berkomunikasi dengan keluarganya di Banjarmasin.

"Dia minta transfer uang pada keluarganya. Namun akhirnya, kakaknya malah menjemputnya. Tadi malam dia sudah pulang ke Banjarmasin," terang Kasatreskrim Polres Pamekasan AKP Nur Amin. (detikSurabaya)
      Berita Daerah  :

      Berita Nasional :