Welcome to Our Website   www.majalahbuser.com
copyright @ 2011 - 2018 majalahbuser.com
Tulungagung - majalahbuser.com, Fosil binatang purba yang ditemukan di Goa Tenggar, Desa Tenggarejo Kecamatan Tanggung Gunung telah diteliti oleh tim peneliti dari Universitas Airlangga Surabaya.

Hasilnya, fosil berupa gajah, kelinci, kerbau, dan babi itu diperkirakan lebih tua dari fosil Homo Wajakensis.

"Diperlukan penelitian lebih lanjut untuk menentukan usia fosil tersebut," ujar ketua tim peneliti Unair, Toetik Koesbandiarti pada awak media, Rabu (21/11).

Fosil yang ditemukan berupa fragment. Fosil itu ditemukan pada Maret 2017 lalu.

Setelah ditemukan, fosil itu dibawa ke UNAIR untuk diteliti. Setelah penelitian selesai, dilakukan seminar atas penelitian itu bersama BAPPEDA Tulungagung.

Selain fragment fosil,  tim juga menemukan peralatan batu giling, yang biasa digunakan oleh manusia pruba zaman pra sejarah.

"Meskipun begitu kami belum bisa memastikan apakah gua ini termasuk kawasan hunian manusia purba atau hanya persinggahan saja," ujarnya lebih lanjut.

Namun Toeti menduga fosil ini erat hubunganya dengan Homo Wajakensis, lantaran dekatnya lokasi temuan fosil Goa Tenggar dan Situs Wajak, tempat ditemukanya fosil manusia purba itu.

"Ini masih akan kita lakukan penelitian lagi kemungkinan masih erat kaitannya," pungkasnya.

Selanjutnya hasil penelitian ini kemudian diserahkan ke Bappeda untuk ditindaklanjuti. Rencananya kawasan Goa Tenggar ini akan dikembangkan menjadi wisata edukasi kepurbakalaan. (adv)
Kamis, 22 Nopember 2018

Peneliti: Fosil Tenggar Diperkirakan Lebih Tua dari Homo Wajakensis
Fosil yang ditemukan di gua tenggar
      Berita Nasional :

       Berita Daerah