Redaksi Iklan Pemasaran : Komplek Ruko Stadion Brawijaya  Jl. Ahmad Yani D-6  Kediri
Telp.(0354)-7000500 Fax. 0354 692543  E-mail : redaksi@majalahbuser.com
copyright . 2011 @ majalahbuser.com
Welcome to Our Website   www.majalahbuser.com
copyright . 2015 @ majalahbuser.com
Jakarta - Gempa bumi 6,9 SR yang mengguncang sebagian daerah di Pulau Jawa berpotensi tsunami. Pukul 02.26 WIB, status tsunami diakhiri.

"Status tsunami sudah diakhiri," ujar Kabag Humas BMKG Hary Tirto Djatmiko, Sabtu (16/12/2017).

Status diakhiri artinya status tsunami sudah melewati batas jam. Aturan status tsunami adalah 2 jam sejak ditetapkannya status pertama.

Sehingga, setelah 2 jam tidak ada tsunami maka status tersebut diakhiri. Namun status tsunami belum dicabut BMKG.

"Status diakhiri berbeda dengan status dicabut, kalau diakhiri artinya sudah melewati jam nya," ucap Hary.

Awalnya, akun Twitter @infoBMKG mencuit pada pukul 00.03 WIB gempa 7,3 SR. Namun pada pukul 00.11 WIB, BMKG menginformasikan (update) gempa berkekuatan 6,9 SR.

Sebelumnya, Gempa yang mengguncang Tasikmalaya dengan kekuatan 6,9 SR membuat sirene early warning system di Pangandaran berbunyi. Seluruh warga di pesisir pantai pun berlarian menyelamatkan diri ke tempat yang lebih tinggi.

"Saya kebetulan di Jakarta, sedang ada rekarnas partai. Tapi saya sudah mendapat laporan kalau warga Pangandaran yang berada di sepanjang pesisir pantai semua menyelamatkan diri ke tempat tinggi," ujar Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata, Sabtu (16/12/2017).

Menurutnya, warga menuju desa yang berada di ketinggian, yaitu Desa Purbahayu dan Pageurgunung.

"Mereka langsung berlarian menyelamatkan diri saat sirene early warning system berbunyi," kata Jeje.

Jeje mengaku saat ini masih mencari informasi terbaru. "Soal kerusakan bangunan, belum ada laporan. Saya sudah minta aparat kewilayahan terus memberikan laporan," katanya.

Begitu juga soal ancaman tsunami, ia mengaku belum mendapat laporan kondisi ketinggian ombak saat ini.

Jeje menyatakan akan terus memantau perkembangan. Apabila kondisinya parah, ia akan segera pulang ke Pangandaran. "Ini saya sudah siap-siap jikalau dampaknya parah," katanya.

Sebelumnya, BMKG melaporkan gempa berkekuatan 6,9 skala Richter terjadi di Tasikmalaya, Jawa Barat. Lokasi gempa berada di 7,75 LS dan 108,11 BT dengan posisi 11 km arah barat daya dari Tasikmalaya. Pusat gempa berada di kedalaman 107 km.

BNPB: 1 Orang Tewas dan 5 Luka

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan satu orang tewas akibat gempa di wilayah Jawa. Selain itu, ada 5 orang warga yang mengalami luka.

Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan warga yang tewas dan luka itu akibat terkena runtuhan bangunan. Petugas BNPB masih terus bekerja di lapangan.

Berikut data warga tewas dan luka yang disampaikan Sutopo lewat keterangan tertulisnya:

1. Di Desa Gunungsari Kecamatan Sadananya Kabupaten Ciamis 1 orang meninggal dunia, Hj Dede Lutfi (62) dan 2 luka-luka tertimpa bangunan roboh.

2. Di Kebumen, Jawa Tengah terdapat 2 orang luka-luka tertimpa rumah roboh.

3. Di Kota Pekalongan terdapat 1 orang luka-luka terimpa bangunan roboh.


(detik/bsr1)
Sabtu 16 Desember 2017

Gempa Tasikmalaya, Pukul 02.26 WIB Peringatan Tsunami Berakhir
      Berita Nasional :

       Berita Daerah