Redaksi Iklan Pemasaran : Komplek Ruko Stadion Brawijaya  Jl. Ahmad Yani D-6  Kediri
Telp.(0354)-7000500 Fax. 0354 692543  E-mail : redaksi@majalahbuser.com
copyright . 2011 @ majalahbuser.com
Welcome to Our Website   www.majalahbuser.com
copyright @ 2011 - 2018 majalahbuser.com
Jakarta - Karangan bunga duka cita berdatangan ke rumah duka almarhum Sutopo Purwo Nugroho. Beberapa di antaranya dari Joko Widodo (Jokowi) dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Di kediaman Sutopo, Rafles Hills, Cimanggis, Depok, Minggu (7/7/2019), karangan bunga dari Jokowi dan SBY datang hampir bersamaan pada pukul 14.50 WIB. Kedua karangan bunga ini kemudian diletakkan di depan rumah Sutopo.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan turut mengirimkan karangan bunga. Ada pula karangan bunga dari Kepala BNPB Letjen Doni Monardo serta mantan Kepala BNPB Laksda TNI (Purn) Willem Rampangilei.

Hingga saat ini, terlihat puluhan karangan bunga dari pejabat dan kerabat sudah berdatangan. Karangan bunga tersebut berjajar dari depan kediaman Sutopo hingga ke pinggir jalan umum.

Sebelumnya diberitakan, Sutopo tutup usia di Guangzhou, China, pada Minggu dini hari, pukul 02.00 waktu setempat. Sutopo meninggal dalam perjuangannya melawan kanker paru-paru. Ia didiagnosis sekitar awal Desember 2017.

Jenazah Sutopo saat ini sudah diberangkatkan dari Guangzhou, China, ke Indonesia. Setiba di Bandara Soekarno-Hatta, jenazah akan disemayamkan di rumah duka Raffles Hill Cibubur. Besok pagi, jenazah akan diterbangkan ke Bandara Adi Soemarmo untuk dimakamkan di Boyolali.

Kegigihan Sutopo Informasikan Bencana Dalam Sorotan Media Internasional

Semasa hidup, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho pernah beberapa kali mendapat sorotan dari beberapa media internasional. Perjuangannya kala mengabarkan informasi bencana alam di Indonesia dalam keadaan sakit kanker, menarik minat media asing untuk menuliskan ceritanya.

Salah satu media internasional yang tertarik menulis tentang sosok Sutopo adalah media asal Amerika Serikat, New York Times. Sosok Sutopo tersebut, ditulis untuk edisi The Saturday Profile New York Times.

Sutopo sempat mengatakan wartawan New York Times bernama Richard C Paddock datang ke Indonesia untuk meminta wawancara khusus dan foto. Paddock menilai Sutopo menginspirasi lantaran tetap sigap memberikan informasi seputar bencana di Tanah Air di tengah penyakit kanker yang dideritanya.

Wawancara pada saat itu berlangsung dan Sutopo dimuat New York Times pada Sabtu (29/12) dengan artikel berjudul 'Helping Indonesia Through a 'Year of Disasters' While Facing His Own'. Sutopo pun tidak menyangka dia dimuat New York Times.

Dalam artikel tersebut, Sutopo digambarkan sebagai orang yang tiada lelah mengabarkan kabar bencana di Indonesia. Namun, di satu sisi, Sutopo juga harus menghadapi bencananya sendiri berupa penyakit kanker. "Pada saat yang sama, ia telah berhadapan dengan musibahnya sendiri," tulis artikel tersebut.

Selain New York Times, sosoknya juga pernah diulas oleh ABC Australia. Tulisan itu berjudul 'Sutopo Purwo Nugroho: Berjuang di Tengah Bencana, Dicintai Wartawan'.

Dalam tulisan tersebut, Sutopo digambarkan sebagai sosok humas yang kerap menyampaikan informasi dengan menggebu-gebu. Padahal, di satu sisi Sutopo sedang berjuang melawan kanker paru stadium 4B.

"Tiap hari, Pak Topo -begitu ia akrab disapa, menyampaikan perkembangan terkini dari situasi di lapangan. Sekilas, ia nampak baik-baik saja. Apalagi, jika melihat gayanya menyampaikan informasi yang begitu menggebu-gebu, tak akan ada yang menyangka pria 49 tahun ini tengah berjuang melawan kanker paru stadium 4B," bunyi tulisan yang dimuat di media Australia itu.

Sutopo juga pernah diangkat profilnya oleh The Sidney Morning Herald. Cerita Sutopo itu ditulis dalam artikel berjudul 'The crisis manager handling Bali's Mt Agung eruption one tweet at a time'.

Dalam tulisan tersebut, Sutopo digambarkan sebagai Humas yang terus kerap mengabarkan informasi bencana tanpa mengenal waktu. Salah satunya, ketika Sutopo mencuitkan informasi meletusnya gunung agung pada pukul 4.52 pagi.

"Pada pukul 4.52 pagi hari Rabu, Dr. Sutopo Purwo Nugroho mentweet sebuah foto hitam putih Bali yang dramatis meletus gunung berapi Gunung Agung bermandikan cahaya bulan purnama," tulis media itu, Rabu (6/12/2017). (detik/bsr1)
Minggu 07 Juli 2019

Jokowi hingga SBY Kirim Karangan Bunga ke Rumah Duka Sutopo
Karangan bunga di rumah duka Sutopo
      Berita Nasional :

       Berita Daerah