Redaksi Iklan Pemasaran : Komplek Ruko Stadion Brawijaya  Jl. Ahmad Yani D-6  Kediri
Telp.(0354)-7000500 Fax. 0354 – 692543  E-mail : redaksi@majalahbuser.com
copyright . 2011 @ majalahbuser.com
Welcome to Our Website   www.majalahbuser.com
copyright . 2015 @ majalahbuser.com
majalahbuser.com – Dari 11 nota kesepahaman yang ditanda tangani antara Indonesia dengan Arab Saudi, salah satunya adalah soal Saudi Fund Contribution to the Financing of Development Project. Itu, merupakan komitmen Arab Saudi dalam membantu Indonesia dalam pembangunan infrastruktur.

"Salah satu dari 11 MoU, adalah mengenai Saudi Fund Contribution to the Financing of Development Project senilai US$1 miliar (Rp13,3 triliun)," ujar Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, dalam keterangan pers bersama di Istana Bogor, Jawa Barat, Rabu 1 Maret 2017.

Dalam kerja sama BUMN Indonesia dan Arab Saudi, yakni Pertamina dan Aramco, Retno mengatakan, Presiden Joko Widodo sangat senang dengan Refining Development Master Plan (RDMP) program Cilacap yang telah ditandatangani.

"Refining Development Master Plan program Cilacap antara Pertamina dan Aramco senilai US$6 miliar. Serta, mendorong basic engineering design dan pembentukan joint venture dapat segera dilakukan," jelas Retno.

Kemungkinan-kemungkinan lain untuk Arab Saudi berinvestasi, juga dibicarakan antara Presiden Jokowi dengan Raja Salman bin Abdulaziz Al-Saud. Beberapa proyek potensial, ditawarkan dan menjadi pembahasan bilateral kedua negara.

"Antara lain, proyek Refining Development Master Plan program di Dumai, Balongan dan Bontang. Pembangunan PLTU Mulut Tambang di Jambi, pembangunan infrastruktur baik infrastruktur jalan, water resources, drinking water, sanitasi dan perumahan," jelas Retno.

Jokowi Minta Raja Salman Lindungi WNI di Arab Saudi

Dalam pertemuan bilateral antara pemerintah Indonesia dengan Arab Saudi, Presiden Joko Widodo juga meminta Raja Salman bin Abdulaziz Al-Saud, untuk memperhatikan nasib warga negara Indonesia yang ada di Arab. Secara khusus, Jokowi meminta kepada Raja Salman agar nasib WNI tersebut benar-benar dilindungi.

"Presiden Jokowi menitipkan WNI yang tinggal di Arab Saudi dan telah memberikan kontribusi terhadap pembangunan di Arab Saudi agar mendapatkan pengayoman dan perlindungan dari Yang Mulia Raja Salman," ujar Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, dalam keterangan pers bersama, di Istana Bogor, Jawa Barat, Rabu, 1 Maret 2017.

Tidak dijelaskan secara rinci, apakah WNI yang dimaksud adalah termasuk tenaga kerja Indonesia (TKI) dan yang menjalankan haji umrah atau tidak. Sebab, yang menjadi masalah selama ini, memang mengenai TKI.

Dalam pertemuan bilateral itu, ada sebelas kesepakatan yang ditandatangani antara Indonesia dengan Arab Saudi. Untuk itu, kesepakatan yang tertuang dalam memorandum of understanding atau MoU, akan ditindak lanjuti secepatnya oleh menteri-menteri terkait.

"Kedua pemimpin sepakat untuk segera menindaklanjuti segala kesepakatan-kesepakatan yang dibahas dengan mengirimkan para menterinya," kata Retno. (ase/viva)
Rabu, 1 Maret 2017

Raja Salman Bantu Rp13,3 Triliun untuk Infrastruktur RI
Pertemuan bilateral antara pemerintah Indonesia dengan Arab Saudi di Istana Bogor

      Berita Daerah  :

      Berita Nasional :