Foto: Ketua KPU Kabupaten Kediri Ninik Sumarni pada acara Kirab Pemilu 2024

Kediri – majalahbuser.com, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri menggelar Kirab Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 di area Simpang Lima Gumul, Minggu (18/6/2023).

Kirab Pemilu ini diikuti dari berbagai golongan, mulai dari paskibraka, ormas dan juga para peserta pemilu 2024. Kirab ini dimulai dari Monumen Simpang Lima Gumul dan diakhiri di depan kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Kediri. Dimeriahkan oleh drum band Gita Taruna SMA 5 Brawijaya, kesenian jaranan dan Reog Ponorogo.

Kirab estafet ini sendiri diterima oleh KPU Kabupaten Kediri setelah sebelumnya selama 7 hari berada di KPU Kota Blitar. Nantinya, selama 7 hari juga akan diadakan kirab di 26 kecamatan yang ada di Kabupaten Kediri dengan menampilkan para peserta pemilu 2024 mendatang.

Hadir dalam acara tersebut, Ketua KPU Kabupaten Kediri Ninik Sumarni beserta komisioner, Plh Sekda Kabupaten Kediri Ir. Adi Suwignyo, M.Si, KPU Provinsi jawa Timur Gogot Cahyo Baskoro, jajaran Forkopimda dan para SKPD yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kediri.

 Dijelaskan oleh Gogot Cahyo Baskoro selaku Ketua Divisi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat KPU Jawa Timur memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kediri atas terselenggara nya kirab bendera yang berlangsung sangat meriah.

 “Menurut saya, selama saya mengikuti prosesi kirab yang ada di Jawa Timur, baru di Kabupaten Kediri ini paling meriah. Saya berharap selama 6 hari kedepan, perjalanan kirab bendera di kecamatan bisa berlangsung dengan meriah,” harapnya.

Kirab Pemilu ini sendiri dimulai di tanggal 14 Februari 2023 dan akan berakhir di KPU RI di tanggal 25 November 2023. Ada 7 titik pemberangkatan kirab se-Indonesia, dari Aceh sampai Papua.

Sedang di Jawa Timur. ada 4 jalur, dengan Kabupaten Kediri adalah yang pertama di jalur keempat. Tujuan diadakannya kirab ini adalah peningkatan partisipasi masyarakat dan kolaborasi yang melibatkan banyak pihak.

Ditambahkan oleh Ninik Sumarni selaku Ketua KPU Kabupaten Kediri, pada pemilu ini KPU Kabupaten Kediri akan berkolaborasi dengan berbagai pihak sehingga nantinya akan mewujudkan hasil yang transparan dan juga menjadi kehendak masyarakat Kabupaten Kediri.

 “Kita akan berkolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari Pemerintah Kabupaten Kediri, Forkopimda, partai politik, tokoh agama maupun tokoh masyarakat dan juga media. Kolaborasi ini sangat penting untuk memastikan proses pemilihan umum yang transparan dan mencerminkan kehendak rakyat Kabupaten Kediri,” tambahnya.

Kirab hari ini semakin meriah dikarenakan para tamu undangan yang hadir menaiki transportasi tradisional yaitu cikar. Ada proses serah terima estafet kirab yang tidak biasa, yaitu Ketua KPU Kota Blitar akan memberikan tongkat estafet kepada Ketua KPU Kabupaten Kediri yang berlangsung di atas Dadak Merak Reog Ponorogo.

 Adi Suwignyo selaku Plh Sekretaris Daerah Kabupaten Kediri berharap pemilu tahun depan akan melahirkan para pemimpin yang sesuai dengan pilihan rakyat Indonesia.

“Harapannya, pemilu nanti kita bisa melahirkan para pemimpin yang benar-benar dating dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Saya juga mengajak panjenengan semua untuk mewujudkan pemilu 2024 nanti sebagai ajang demokrasi yang bermanfaat dan berbudaya,” harapnya.

 Diharapkan, sosialisasi ini bisa estafet sampai ke level desa, agar materi yang disampaikan benar-benar tersampaikan dengan luas.

Dalam sosialisai ini, fokus yang tidak kalah penting adalah ikut mengedukasi masyarakat, menyadarkan masyarakat akan pentingnya terlibat dalam pemilu ini.

Partisipasi masyarakat sangat diperlukan dengan tidak hanya datang ke TPS, tetapi juga ikut mengawasi tahapan pemilu agar pemilu tahun 2024 benar-benar LUBER, yaitu langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tentang Kami | Pedoman Media Ciber | Disclaimer