
Tulungagung – majalahbuser.com, Orang tua diimbau untuk tidak terburu-buru menentukan waktu khitan atau sirkumsisi bagi anak yang memiliki dugaan kelainan anatomi penis.
Pemeriksaan medis oleh dokter spesialis andrologi menjadi langkah penting untuk memastikan kondisi anak, menentukan prosedur yang tepat, serta meminimalkan risiko komplikasi.
Dokter Spesialis Andrologi, dr. Cinta Ayu Abutari, Sp.And, menjelaskan bahwa setiap anak memiliki kondisi anatomi yang berbeda. Oleh karena itu, pemeriksaan terlebih dahulu diperlukan, terutama apabila anak diduga mengalami mikropenis atau kelainan lain yang memerlukan penanganan khusus.
Ia menerangkan, kulup atau preputium merupakan lapisan kulit yang menutupi kepala penis atau glans pada anak yang belum dikhitan . Kondisi tersebut perlu dinilai secara menyeluruh sebelum dokter menentukan tindakan medis.
Menurutnya, pelaksanaan khitan tanpa evaluasi yang memadai pada anak dengan mikropenis berpotensi menimbulkan kendala teknis. Pada kondisi anatomi tertentu, pemotongan kulit yang tidak sesuai juga dapat memengaruhi tampilan penis, termasuk kondisi penis yang terlihat tenggelam atau tersembunyi.
Karena itu, konsultasi dengan dokter spesialis andrologi sangat dianjurkan agar tindakan khitan dapat direncanakan sesuai kondisi dan kebutuhan masing-masing anak.
Pemeriksaan Dini untuk Menjaga Kesehatan
Selain edukasi mengenai kesehatan reproduksi anak, Dokter Umum RSUD dr. Iskak Tulungagung, dr. Hafid Muhammad Jabir, mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Menurut Hafid, pemeriksaan sejak dini dapat membantu mendeteksi gangguan kesehatan lebih cepat sehingga penanganan bisa dilakukan sesuai kondisi pasien. Kebiasaan memeriksakan kesehatan secara rutin juga menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas hidup.
Ia mengajak masyarakat untuk membangun kesadaran bahwa upaya pencegahan perlu dilakukan sebelum muncul masalah kesehatan yang lebih serius.
Pesan bahwa pencegahan lebih baik daripada mengobati, lanjutnya, perlu menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari, baik untuk menjaga kesehatan diri sendiri maupun anggota keluarga.
Sementara itu, perawat RSUD dr. Iskak Tulungagung, Jarot Sarwono, S.Kep., Ners, menjelaskan bahwa layanan pemeriksaan kesehatan gratis bertujuan memberikan skrining dasar sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan.
Jarot mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan tersebut secara berkala dengan mendaftarkan diri melalui puskesmas terdekat. Karena tidak dipungut biaya, masyarakat diharapkan tidak ragu memanfaatkan fasilitas pemeriksaan guna mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini.
Selain itu, Sebagai institusi yang telah naik status menjadi Rumah Sakit Tipe A, proses tindakan bedah minor seperti khitan di RSUD dr. Iskak ditangani secara profesional dengan standar fasilitas yang lengkap.
Cara Pendaftaran Khitan di RSUD dr. Iskak dapat melakukan booking online mulai H-7 hingga H-1 sebelum jadwal periksa melalui Portal Pendaftaran Online RSUD dr. Iskak untuk memotong waktu antrean di lokasi. Pendaftaran online ditutup setiap hari pukul 21.00 WIB untuk keesokan harinya. (unt/adv)