Foto: Line Dance dan senam persahabatan di Gedung Bagawanta Bhari (3/10/2023).

Kediri – majalahbuser.com, Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Kabupaten Kediri menggelar sosialisasi Line Dance dan senam persahabatan di Gedung Bagawanta Bhari (3/10/2023).

Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh jajaran pengurus dan anggota Perwosi se-Kabupaten Kediri, hadir pula ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kediri, Dedi Kurniawan.

Ketua Perwosi Kabupaten Kediri Eriani Annisa Hanindhito atau yang akrab disapa Mbak Cicha melalui Wakil Ketua Perwosi Kabupaten Kediri Mia Mokhamat Muhsin mengatakan kegiatan hari ini merupakan salah satu program kegiatan tahunan yang dilaksanakan oleh Perwosi Kabupaten Kediri.

Harapannya, dengan sosialisasi ini bisa mengenalkan line dance ke semua kalangan masyarakat karena mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan.

“Harapanya senam line dance ini lebih dikenal di masyarakat, dan nantinya bisa ajarkan kepada anak sekolah tingkat SD dan SMP hingga kader kecamatan serta masyarakat lainya,” harap Mia Mokhamat Muhsin.

Terakhir, wakil ketua Perwosi berpesan kepada seluruh anggotanya untuk mengenalkan Perwosi Kabupaten Kediri ke masyarakat, supaya masyarakat gemar untuk berolahraga sehingga bisa menyehatkan bagi para wanita khususnya di wilayah Kabupaten Kediri.

“Saya berpesan kepada seluruh anggota Perwosi di Kabupaten Kediri lebih dikenal lagi, karena Perwosi merupakan salah satu wadah untuk berolahraga bagi wanita dan kita harus mengolahragakan wanita supaya lebih sehat dan semangat sehingga inner beauty bisa terpancar,” pesannya.

Dijelaskan lebih lanjut oleh narasumber sebagai instruktur senam line dance, Rosa Yasmin, Line dance sendiri adalah olah tubuh dengan sentuhan koreografi gerakan tari.

“Gerakan dari senam line dance diadaptasi dari langkah-langkah dasar berbagai jenis dansa, seperti cha-cha, salsa merengue, waltz, hip-hop, rumba dan lainnya,” jelas Rosa.

Rosa menambahkan, sangat banyak sekali manfaat senam line dance bagi kesahatan tubuh kita seperti untuk kesehatan otak, fisik dan psikologi.

“Ada banyak sekali manfaat, yang pertama kesehatan otak kita. Setiap peserta dituntut untuk bisa menghafal gerakan senam. Yang kedua anti pikun, karena olahraga ini antara otak dan fisik bekerja secara bersamaan, menurunkan berat badan menguatkan otot, kemudian bisa membuat diri kita fleksibilitas, mudah beradaptasi diri kepada lingkungan sehingga membuat mood kita lebih baik,” pungkasnya. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tentang Kami | Pedoman Media Ciber | Disclaimer