Foto: Mokhamad Muhsin  pada acara Fashion Show berkebaya Dharmawanita Persatuan Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri. 26/8/2023

Kediri – majalahbuser.com, Sebanyak 130 peserta mengikuti kegiatan Fashion Show berkebaya Dharmawanita Persatuan Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri dalam rangka Gempita Kemerdekaan ke-78 Republik Indonesia.

Bertempat di Taman Hijau kawasan Simpang Lima Gumul, sejak pagi para peserta sudah berkumpul dan berdandan cantik dengan kebaya merah dan putih mereka, yang merupakan dresscode pada acara tersebut, (26/8/2023).

Disamping tema nasional HUT Kemerdekaan Ke 78 RI “Terus Melaju Untuk Indonesia Maju”, acara pada hari ini mengusung tema “Fashionable Peri Cahaya (Percaya Diri, Cantik, Bersahaja dan Berbudaya)”.

Dengan tema tersebut diharapkan para anggota DWP dapat lebih semangat dan percaya diri dalam mendukung program-program Pemerintah Kabupaten Kediri.

“Mendukung program prioritas pemerintah diantaranya terjun di tengah masyarakat untuk menghidupkan kembali Dasawisma disetiap Rukun Tetangga (RT)”, terang Mokhamad Muhsin Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri.

Lanjut Muhsin mengutip kalimat Bung Karno, “Beri aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncang dunia”.

Dari kalimat tersebut, Mohamad Muhsin menjelaskan, bahwa dengan 10 kader Dharmawanita yang kompak, mari kita hapus kemiskinan dan kebodohan di bumi panjalu Kabupaten Kediri.

“Caranya, gerakan dan aktifkan kembali 10 dasawisma, setiap anggota Dharmawanita wajib memonitor di lingkungannya masing-masing, apakah ada anak-anak yang menderita stunting,” terangnya.

“Jika di lingkungannya terdapat anak stunting maka anggota Dharmawanita wajib menjadi ibu asuhnya hingga anak tersebut bebas dari stunting”, imbuhnya.

Kalau semua ibu-ibu Dharmawanita bergerak menjadi ibu asuh, maka target 1 digit stunting di kabupaten kediri akan tuntas dalam waktu dekat,” imbuhnya.

Muhsin juga mengajak para anggota Dharmawanita, yaitu wajib memberikan sosialisasi kepada warganya agar dapat mencegah pernikahan dini.

“Yang terakhir, kita semua harus peduli terhadap para pelaku UMKM. Jika UMKM bangkit maka perekonomian masyarakat Kabupaten Kediri juga akan terangkat,” tutur Muhsin lagi.

Pada kesempatan tersebut ketua TP PKK Kabupaten kediri Eriani Annisa Hanindhito melalui Plt. Kepala Dinas Sosial Dyah Saktiana mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu cara untuk menyalurkan bakat dan minat serta ajang silaturahmi.

“Jika silaturahmi terjaga, persatuan dan kesatuan bangsa akan semakin kokoh”, terangnya.

“Mari kita semua terus berkarya untuk menjadi masyarakat yang maju dan berprestasi termasuk dalam organisasi perempuan,” tambahnya.

Bu Nana sapaan akrabnya menjelaskan, sesuai dengan visi misi organisasi Dharmawanita, persatuan organisasi istri pegawai ASN yang profesional diharapkan bisa memperkuat peran serta perempuan dalam pembangunan bangsa.

“Saya berharap para perempuan di Kabupaten Kediri ikut berperan aktif dalam kegiatan olah diri tanpa meninggalkan kewajiban sebagai istri dan ibu,” harapnya. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tentang Kami | Pedoman Media Ciber | Disclaimer