Foto: Bupati Kediri, H. Hanindhito Himawan Pramana pada ground breaking Stadion Kabupaten Kediri. 31/5.

Kediri – majalahbuser.com, Bupati Kediri, H. Hanindhito Himawan Pramana atau yang akrab disapa Mas Bup secara resmi melakukan ground breaking atau peletakan batu pertama pembangunan Stadion Kabupaten Kediri (31/5). Ground breaking tersebut secara simbolis dilakukan di Desa Bulusari Kecamatan Tarokan.

Pembangunan Stadion Kabupaten Kediri ini berdiri di lahan seluas 10ha dan luas bangunan yang mencapai 2,3 dengan akses dekat dengan bandara yang sedang dibangun di Kabupaten Kediri.

 Hadir dalam acara itu, Mas Bup beserta Forkopimda Kabupaten Kediri, Camat se Kabupaten Kediri dan juga Kepala OPD. Nantinya, akan dibangun sekitar 10 fasilitas penunjang, seperti kamar mandi, locker room, ruang komentator, toko merchandise dan beberapa fasilitas penunjang lainnya.

 Dalam sambutannya, Mas bup menjelaskan bahwa dengan dibangunnya stadion ini bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat Kabupaten Kediri khususnya yang berada di bagian barat sungai.

“Harapannya dengan dibangunnya stadion ini, bisa menjadi titik tumpu supaya kegiatan masyarakat yang mungkin selama ini terpacu pada bagian timur kediri dan sekarang dengan dibangunnya bandara yg hanya berjarak yang tidak begitu jauh dari stadion yg nantinya akan dibangun ini bisa menjadi episentrum tersendiri di bagian barat sungai,” jelasnya.

 Stadion ini sendiri dibangun dengan menggunakan dana APBD yang nantinya diharapkan untuk tahap pertama selesai di bulan Desember, dengan pembangunan di tahap kedua yang akan dilakukan di tahun berikutnya.

Stadion ini juga dibangun sesuai dengan standar yang diberikan FIFA selaku Federasi tertinggi di dalam olahraga sepak bola. Ini juga nantinya akan digunakan untuk home base dari klub sepak bola yang ada di Kabupaten Kediri, yaitu Persedikab.

Ditambahkan oleh Mas Bup, beliau berpesan kepada Ketua Koni agar memanggil putra-putri Kabupaten Kediri yang membela Kabupaten/Kota lain, untuk kembali membela Kabupaten Kediri di ajang Porprov maupun kejuaraan lainnya.

 “Saya berpesan kepada Ketua Koni, untuk memanggil kembali atlit-atlit kita yg selama ini keluar ditarik lagi ke kabupaten, dikembalikan lagi kesini dan diberikan apresiasi, harus ada apresiasi kepada atlit kita,” tambahnya.

 Dengan desain yang sangat elegan, diharapkan stadion ini bisa menjadi ikon kebanggaran masyarakat Kabupaten Kediri, dan nantinya bisa dipakai hingga 50 tahun atau bahkan lebih. Untuk nama stadion sendiri, Mas Bup ingin agar masyarakat Kabupaten Kediri mengikuti sayembara yang akan diadakan guna untuk memberi nama stadion beserta logo maupun filosofi nya.

 Harapan dari dibangunnya stadion ini seperti yang disampaikan oleh Mas Bup, stadion ini bisa bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Kediri.

 “Saya berharap dengan dibangunnya stadion ini bisa bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Kediri, maka begitu ini sudah groundbreaking kita tidak boleh main-main, harus betul-betul ada rapat-rapat yang intens, sebulan 1 kali atau 2 kali bahkan bila perlu 3 kali untuk side developmentnya,” harapnya. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tentang Kami | Pedoman Media Ciber | Disclaimer