Foto: Culture Stage (Panggung Budaya) yang digelar Karang Taruna bersama dan Satpol-PP Kabupaten Kediri

Kediri – majalahbuser.com, Karang Taruna bersama Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Satpol-PP Kabupaten Kediri mengadakan event bertajuk Culture Stage (Panggung Budaya) sebagai bentuk sosialisasi gempur rokok ilegal dengan tagline Berwisata Berbudaya.

Berada di kawasan parkir 2 Simpang Lima Gumul, kegiatan yang dimulai sejak sore hari pukul 15.00 WIB diawali dengan penampilan Jaranan Panji Laras.

Kepala Satpol PP Kediri Agoeng Noegroho menyampaikan, pentingnya memerangi persebaran rokok ilegal di tengah masyarakat.

“Rokok ilegal sangat merugikan negara, karena rokok tanpa pita cukai dijual dengan harga murah di masyarakat,” tuturnya pada Sabtu (5/8).

“Nah saya akan mencoba tanya penonton disini. Siapa yang punya rokok tanpa cukai?” tanya Agoeng. Dan ternyata tidak ada satupun yang angkat tangan. Ini membuktikan bahwa masyarakat sudah sadar akan rokok ilegal mempunyai dampak yang merugikan. Selain itu, siapa yang memiliki rokok tanpa cukai dapat dipidanakan.

Saat ini biaya cukai rokok terbilang tinggi. Setengah harga setiap bungkus rokok adalah nominal untuk pembayaran cukai. Hal ini adalah bentuk upaya negara untuk mengurangi banyaknya masyarakat yang merokok karena dampak rokok yang dapat merusak kesehatan.

Dalam kesempatan yang sama Muara Juansa, selaku perwakilan dari Karang Taruna Kabupaten Kediri menyampaikan terimakasih kepada Mas Bupati Kediri yang telah mendukung acara tersebut sehingga berjalan sukses.

“Acara ini wujud bentuk Gempur Rokok Ilegal, yang mana saya mengucapkan terimakasih kepada Dinas Sosial dan Satpol PP sudah berkenan membimbing Karang Taruna Kabupaten Kediri dapat membuat acara seperti ini. Dan banyak terimakasih kepada Mas Bupati karena tanpa peran aktif beliau, karang taruna dari kabupaten, kecamatan, dan desa tidak seeksis sekarang,” ucapnya.

Selain itu, dalam acara Culture Stage ini juga dihadiri oleh beberapa perwakilan dari Karang Taruna tingkat kecamatan dan desa, Kepala Dinsos, Kepala Satpol PP, Perwakilan Bea Cukai, dan Perwakilan Kejaksaan Kabupaten Kediri. Diisi pemaparan materi oleh Bea Cukai dan Kejaksaan.

Acara ini diawali dengan pertunjukan jaranan dan campursari Sri Aloka, disambung dengan penampilan Yudo Bakiak CS dan Lala Atila sebagai penutup acara.

Penonton dibuat antusias begitu melihat penampilan keduanya, banyak penonton yang hadir dan memenuhi depan panggung menyaksikan pagelaran dengan gelak tawa terdengar riuh begitu ada adegan lucu dari penampil ini. (bsr1/adv).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tentang Kami | Pedoman Media Ciber | Disclaimer