Foto: Kajari, Duta Anti Korupsi dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri

Kediri – majalahbuser.com, Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Pendidikan bersama Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri menggelar grand final pemilihan duta anti korupsi tingkat SMP atau sederajat bertempat di ruang Ijen Fave Hotel SLG (9/3).

Dengan mengangkat tema ‘Generasi Milenial Anti Korupsi’, babak penyisihan diikuti oleh 150 siswa-siswi dari 75 SMP Negeri dan swasta se-Kabupaten Kediri. Selanjutnya terseleksi 10 pasang finalis yang berhasil maju ke grand final dengan tahapan seleksi berupa paparan esay dan wawancara.

Hadir dalam acara sekaligus menjadi salah satu dewan juri, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri Chandra Eka Yustisia, S.H., M.H., dalam sambutannya berharap kedepannya kegiatan seperti ini bisa menjadi agenda rutin tahunan dan lebih ditingkatkan lagi hingga jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA).

Kajari menambahkan, dengan diadakan kegiatan seperti ini diharapkan bisa menekan jumlah tindak pidana korupsi  dan bisa menciptakan karakter-karakter muda anti korupsi sejak dini berawal dari lingkungan sekolah kususnya di wilayah Kabupaten Kediri.

“Kegiatan ini merupakan kegiatan preventif dalam pencegahan tindak pidana korupsi.

Semoga kegiatan ini bisa menjadi pengalaman berharga yang bisa dijadikan pendidikan karakter anti korupsi sejak dini,” harap Chandra.

Selanjutnya disela acara Kepala Dinas Pendidikan Mukhamad Muhsin yang juga sekaligus menjadi dewan juri acara grand final acara hari ini mengatakan untuk penilaianya sendiri ada beberapa indikator pertama proposal, kemudian paparan presentasi, kejelasan tema, kecakapan dan intonasi saat wawancara, serta runtut permasalahan yang muncul kemudian solusi dan inovasi dilingkungan sekolah.

“Kita ingin menggali lebih dalam terkait inovasi bagaimana anak bisa menjelaskan peranya dalam inovasi disekolah masing-masing,” pungkas Muhsin.

Melalui kegiatan ini Muksin berharap bisa menjadi salah satu upaya mencegah dan menstimulasi anak sejak dini agar mengenal kegiatan-kegiatan yang termasuk dalam kategori tindak pidana korupsi.

“Dengan kegiatan ini nantinya diharapkan pencegahan tindak korupsi bisa melalui penguatan karakter jati diri supaya tidak terpengaruh pada kegiatan atau perbuatan yang melanggar hukum,” harap Muksin.

Duta Anti Korupsi Tahun ini dimenangkan oleh UPTD SMPN 1 Grogol. Runner up SMP Islamic Internasional School,  dan Juara 3 diraih oleh UPTD SMPN 2 Kepung. (bsr1/adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tentang Kami | Pedoman Media Ciber | Disclaimer