Foto: Kegiatan gerakan pasar murah di Balai Desa Kanyoran, Kecamatan Semen. Kamis (14/3/2024)

Kediri – majalahbuser.com, Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Ketahanan Pangan Dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri gencar melaksanakan kegiatan Gerakan Pangan Murah diseluruh se-Kabupaten Kediri di mulai pada akhir bulan Februari-April 2024.

Kegiatan gerakan pasar murah yang digelar untuk kendalikan harga kebutuhan pokok menjelang bulan ramadan 1445 H/2024 M. Pada hari ini Kamis (14/3/2024) dilaksanakan di Balai Desa Kanyoran, Kecamatan Semen.

Plt. Kepala DKPP Kabupaten kediri, drh. Tutik Purwaningsih menjelaskan gerakan pangan murah hari ini sudah memasuki titik lokasi hari ke-9, jadi sesuai dengan arahan Mas Bupati dalam rangka stabilitasi harga dan juga ketersediaan pasokan bahan pokok. Utamanya kemarin, memasuki bulan ramadan, hari ramadan itu sendiri, hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 H/ 2024 M.

“Mas Bupati terus memberikan arahan untuk melihat kondisi kebutuhan masyarakat terutama kebutuhan bahan pokok, hal seperti ini akan kita terus laksanakan selama masyarakat membutuhkan dan pasar perlu intervensi, tapi akan tetap terus kami evaluasi,” jelas Tutik.

Gerakan Pangan Murah ini menyediakan berbagai jenis komoditas kebutuhan pokok kerjasama dengan Bulog, Pabrik Gula Ngadirejo, distributor, kelompok tani, dan para pelaku UMKM di wilayah Kabupaten Kediri.

“Kita berusaha sesuai dengan arahan Mas Bup, bahwasanya kebutuhan masyarakat menjadi prioritas dan hari ini bisa dilihat hampir semua kebutuhan pokok kami siapkan dengan berkolaborasi dari berbagai pihak,” ungkapnya.

Pemkab selalu hadir untuk pemenuhan kebutuhan dan ketersediaan maupun stabilisasi harga murah, dalam gerakan pangan murah kali ini DKPP Kabupaten Kediri bersama bulog menyediakan beras jenis medium dengan merek SPHP dengan harga Rp52.000 per 5 kg jadi hanya Rp10.400 per kg.

“Tak hanya beras, dalam Gerakan Pangan Murah kali ini juga menyediakan komoditas lain seperti gula Rp15.500 per kg, daging ayam Rp32.000 per 900 gr, telur Rp28.000 per kg, bawang putih Rp34.000 per kg, bawang merah Rp24.000 per kg, dan masih banyak kebutuhan pokok lainya seperti minyak goreng, cabai maupun juga produk UMKM di Kabupaten Kediri,” terang Tutik.

Terakhir, Tutik berpesan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kediri untuk tidak panic buying, “Insyaallah ketersediaan bahan pokok di Kabupaten Kediri mencukupi, ada momen seperti ini beli seperlunya, InsyaAllah kami selalu ada untuk beberapa titik lokasi yang membutuhkan,” pungkasnya.

Antusiasme warga atas diadakanya gerakan pangan murah ini sangat luar biasa. Yatemi, warga Dukuh Karanglo, Desa Kanyoran, Kecamatan Semen mengaku sangat senang dengan terselenggaranya kegiatan seperti ini, karena harga kebutuhan pokok cukup murah dibandingkan dengan di pasaran.

“Seneng banget murah, saya membeli kebutuhan sehari-hari seperti beras, bawang dan gula,” ungkap Yatemi. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tentang Kami | Pedoman Media Ciber | Disclaimer