Foto: Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana (Mas Dhito) Siapkan Konsep Baru Ubalan. Sabtu (21/10/2023).

Kediri – majalahbuser.com, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana tengah menyiapkan konsep baru untuk Wisata Ubalan. Pihaknya berencana menghadirkan cerita panji sebagai experience baru bagi pengunjung.

Konsep tersebut didesain layaknya latar cerita pada masa cerita panji. Dengan demikian, harapannya para pengunjung di Ubalan bisa merasakan bagaimana masuk dalam cerita panji di masa lalu.

Orang nomor satu di Kabupaten Kediri tersebut menjelaskan, jika melihat time line pengembangan Ubalan, pihaknya baru akan melakukan rehab pada tahun 2024.

“Jadi prediksi saya, hitungan saya sudah bisa menjadi destinasi wisata atau theme park, Jadi tempat wisata yang punya konsep di 2024,” kata bupati yang akrab disapa Mas Dhito itu pada Sabtu (21/10/2023).

Pihaknya mengatakan untuk merealisasikan konsep tersebut, bupati yang gemar bervespa ini akan melakukan survei lapangan untuk memastikan konsep yang dicanangkan cocok dengan kondisi destinasi yang berada di Kecamatan Wates tersebut.

Mas Dhito berharap dengan konsep yang baru ini, akan bisa menarik banyak pengunjung. Terlebih letak Ubalan ini terbilang dekat dengan Gunung Kelud yang juga menjadi salah satu destinasi unggulan di Kabupaten Kediri.

Selain Ubalan di tahun 2024, pihaknya juga akan melakukan rehab pada destinasi Sumber Corah yang berada di Kecamatan Pare.

“Memang Ubalan dan Corah sedang kita bahas, dalam hitungan time line yang sekarang ada, akan mulai direhab tahun depan,” jelas Mas Dhito.

Untuk membuat konsep baru di Ubalan tersebut, Mas Dhito rencananya akan menggandeng Provaliant Group yang juga telah berhasil membuat theme park di kota-kota besar.

Salah satu pimpinan Provaliant Group, Chandra Sugiono mengungkapkan konsep cerita panji ini merupakan konsep berlatar kearifan lokal pertama yang dibuat.

Hal ini menurutnya, bakal menjadi daya tarik tersendiri. Pasalnya cerita panji yang akan dipamerkan tersebut merupakan legenda asli dari Kediri yang telah dikenal oleh masyarakat.

“Rencananya semua pekerja akan menggunakan baju pada jamannya, seperti menjadi casting atau aktor aktris di dalam dunia (yang dibuat) itu,” katanya.

Dari berbagai cerita panji yang ada, seperti cerita timun mas dan ande-ande lumut, pihaknya akan melakukan pergantian tema sesuai cerita yang diangkat secara periodik.

“Rencananya sih kita akan punya tematik-tematik yang akan berganti secara periodik,” terangnya. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tentang Kami | Pedoman Media Ciber | Disclaimer