Foto: KIM Pesona Mlancu memaparkan presentasi potensi desanya dihadapan para dewan juri.

Kediri – majalahbuser.com, Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) “Pesona Mlancu” Desa Mlancu Kabupaten Kediri berhasil menembus 30 besar KIM Se-Propinsi Jawa Timur. Kegiatan Kompetisi Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) ini dilaksanakan di Dinas Kominfo Provinsi Jatim, (14/9/2023).

KIM Pesona Mlancu menjadi satu-satunya wakil Kabupaten Kediri yang lolos ke babak ke dua setelah melawati tahap seleksi admistrasi. Kali ini menuju 20 terbaik, KIM Pesona Mlancu memaparkan presentasi potensi desanya dihadapan para dewan juri.

Paparan tersebut disampaikan oleh Ketua KIM Pesona Mlancu Mulyono dan Wakil Ketua Eko Hermanto. Didampingi pula dari pembina KIM dari Dinas Kominfo Kabupaten Kediri, Yudha Yogi Prabawa dan Azza Nimasari.

Paparan pertama disampaikan oleh Mulyono, dirinya menyampaikan terkait macam-macam potensi unggulan yaitu hasil bumi Mlancu berupa buah durian. Saat musim panen tiba buah durian sangatlah melimpah hingga ribuan jumlahnya.

“Dengan potensi buah durian yang dimiliki, kita berinisiatif membuat kawasan desa ini menjadi sentra durian,” terangnya

Pak Mul sapaan akrab Mulyono mengungkapkan, Melalui media sosial, kita promosikan sehingga yang dulunya desa kami belum dikenal, kini datangnya musim durian selalu ditunggu oleh masyarakat luas.

“Bahkan 3 tahun terakhir saat musim durian tiba pengunjung dari Negara Singapura datang kesini khusus ingin menikmati kelezata buah durian dusun Slumbung desa Mlancu Kecamatan Kandangan,” ungkapnya

Menurut sejarah, lanjut Mulyono, pohon durian yang ada didesa Mlancu ini ada sejak jaman Belanda, jadi sudah turun temurun.

“Yang ada didesa kami, hampir seluruhnya adalah durian lokal kemudian kita beri nama durian “Slumbung” sesuai nama dusun yang ada didesa Mlancu,” Tambahnya

Ukuran Pohonnya sudah sangat besar sekali, sekali musim berbuah satu pohon bisa menghasilkan 1000 buah durian

Masih kata Pak Mul, selain buah durian, didesa kami juga terdapat produk UMKM. Seperti kripik talas yang awalnya dijual secara curah, kini kita arahkan untuk menjual dalam bentuk kemasan agar nilai ekonomisnya meningkat.

“Setelah dikemas dengan baik dan telah memiliki ijin edar, harganya semakin meningkat sehingga perekonomian masyarakat juga semakin meningkat pula,” jelasnya

Kemudian, paparan dilanjutkan oleh Eko Hermanto, dalam paparannya menyampaikan tetang bagaimana membuat konten dimedia sosial agar potensi desa semikin terkenal.

Eko Hermanto menjelaskan, bahwa desa Mlancu kini telah memiliki semua akun media sosial, mulai dari Instagram, Facebook, tiktok, WA Story dll.

“Semakin sering kita update di Medsos terkait potensi yang ada didesa kami semakin banyak pula pengunjung yang penasaran akhirya datang kesini,” tuturnya

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kediri melalui Kepala Bidang IKP Sutarja berharap, dengan mengikuti kegiatan lomba KIM ini dan banyak sekali kritik, saran serta masukan dari para dewan juri, maka KIM “Pesona Mlancu” dapat  semakin berbenah untuk menjadi yang lebih baik lagi.

Sebagai perpanjangan tangan Dinas Kominfo KIM “Pesona Mlancu” agar dapat memberikan informasi ke masyarakat desa tersebut

“Selain itu, juga memiliki peran sebagai penggerak ekonomi kreatif agar para pelaku UMKM lebih inovatif, produktif dengan memanfaatkan informasi media sosial untuk mencapai kesejahteraan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat,” pungkasnya. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tentang Kami | Pedoman Media Ciber | Disclaimer