Foto: Pagelaran Keroncong Svaranusa di kawasan Simpang Lima Gumul. Minggu, (29/10/2023) malam.

Kediri – majalahbuser.com, Pagelaran Keroncong Svaranusa yang digelar oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dikawasan Simpang Lima Gumul disambut dengan antusias para penonton.

Kedatangan para artis pop tanah air yakni Okky Kumalasari, mantan vokalis ADA band yang kini bersolo karir, Donnie Sibbarani, dan Hendra Kumbara telah dinanti-nanti penampilannya, nantinya akan diiringi oleh orkestra keroncong Svaranusa.

Minggu, (29/10/2023) pukul 19.00 WIB para penonton dari dalam maupun luar daerah sudah mulai berdatangan memenuhi lokasi acara.

Direktur Perfilman, Musik, dan Media, Kemendikbudristek, Ahmad Mahendra mengatakan, bahwa pagelaran ini memiliki tujuan yang lebih luas, yakni bagaimana pengembangan musik keroncong hingga industri yang tumbuh serta seniman yang lebih berdaya.

“Sejatinya masyarakat menginginkan agar musik keroncong lebih berkembang tidak itu-itu saja. Anak-anak muda sekarang kreatif memainkan gaya keroncong dengan ciri khasnya masing-masing. Terbukti di sejumlah kafe, mereka tidak malu memainkan playlist keroncong di setiap harinya,” ujar Mahendra.

Ahmad Mahendra menambahkan, dalam beberapa kesempatan ia bertemu para pelaku seniman keroncong di sejumlah daerah di pulau Jawa dan Kalimantan. Mereka juga menginginkan bahwa para seniman ingin didorong agar tidak sekadar menampilkan karyanya, namun juga dapat berdaya dengan menggelar sejumlah festival unggulan di bidang keroncong.

Kabupaten Kediri menjadi daerah terpilih dari 5 kota/kabupaten di Jawa Timur untuk menggelar Keroncong Svaranusa 2023. Harapannya, di Kabupaten Kediri akan lahir musisi keroncong daerah yang dapat berkontribusi dalam industri musik tanah air atau bahkan dunia.

Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa memberikan sambutan selamat datang bagi para musisi dan seniman keroncong yang akan tampil. Dalam sambutannya Wabup mengucapkan terimakasih, karena wilayahnya dapat terpilih hingga menjadi saksi di mana musik keroncong terus tumbuh.

“Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara pusat dan daerah dalam rangka pelestarian dan pengembangan seni budaya serta sebagai langkah menuju pendidikan karakter kepada generasi pewaris negeri kita tercinta Indonesia,” terangnya.

Event seperti ini, lanjut Mbak Dewi, untuk memberikan wadah sebagai ruang karya dan berkreasi bagi pelaku seni keroncong papan atas maupun lokal agar bisa sejajar karena terfasilitasi sarana prasarana yang memadai.

“Kami dari Kabupaten Kediri  juga ikut berpartisipasi dengan menampilkan group pare string ensemble dari Pare serta  vokalis yang punya nama Prigel Pangayu Anjarwening,” tuturnya.

“Terakhir, Saya berharap bisa memberikan dampak positif, bebarengan menyambut adanya bandara baru di Kediri, akan muncul para seniman-seniman kreatif dan berdedikasi tinggi semangat mewujudkan Kediri Berbudaya,” harapnya. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tentang Kami | Pedoman Media Ciber | Disclaimer