Foto: Prosesi Student Inauguration digelar di halaman SMA Dharma Wanita 1 Pare Boarding School, Sabtu (29/8).

Kediri – majalahbuser.com, Keterbatasan hidup tidak menyurutkan langkah Saskia Intan Safira untuk mengejar cita-cita. Siswa baru SMA Dharma Wanita 1 Pare Boarding School itu ingin menjadi reporter terkenal.

Sejak kecil, Saskia hidup sebatang kara dan diasuh oleh neneknya. Meski tumbuh dalam kondisi penuh keterbatasan, ia tetap memiliki semangat untuk melanjutkan pendidikan dan meraih masa depan yang lebih baik.

Kini, kesempatan itu terbuka setelah Saskia diterima sebagai salah satu dari 99 siswa angkatan ke-4 SMA Dharma Wanita 1 Pare Boarding School tahun ajaran 2026/2027.

Ia mendapatkan kesempatan menempuh pendidikan secara gratis melalui program yang dibuka Pemerintah Kabupaten Kediri di bawah kepemimpinan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana bekerja sama dengan Putera Sampoerna Foundation (PSF).

“Dari kecil saya ingin menjadi reporter. Saya berharap bisa belajar dengan sungguh-sungguh dan suatu saat dapat mewujudkan cita-cita saya,” ujar Saskia saat Prosesi Student Inauguration digelar di halaman SMA Dharma Wanita 1 Pare Boarding School, Sabtu (29/8).

Program SMA Dharma Wanita 1 Pare Boarding School memang diperuntukkan bagi anak-anak berprestasi dari keluarga kurang mampu, khususnya kelompok desil 1 hingga 4.

Para calon siswa tidak hanya mengikuti seleksi akademik dan nonakademik, tetapi juga melalui survei ke rumah untuk memastikan kondisi sosial ekonomi keluarga.

Melalui program tersebut, Mas Dhito berupaya memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap memiliki kesempatan memperoleh pendidikan yang layak dan melanjutkan cita-cita mereka.

Bagi Saskia, kesempatan tersebut menjadi bukti bahwa keterbatasan ekonomi bukan alasan untuk berhenti bermimpi.

“Semoga saya bisa membanggakan nenek dan membuktikan bahwa saya juga bisa meraih cita-cita,” ungkapnya. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tentang Kami | Pedoman Media Ciber | Disclaimer