foto: Apel Besar 3 Pilar bersama Elemen Masyarakat dan Sabuk Kamtibmas bertajuk “Jaga Indonesia, Jogo Tulungagung” di Halaman Kantor Bupati Tulungagung, Hari Kamis 3/9

Tulungagung – majalahbuser.com, Upaya menjaga keamanan, ketertiban, serta persatuan masyarakat di Kabupaten Tulungagung terus diperkuat. Salah satunya melalui Apel Besar 3 Pilar bersama Elemen Masyarakat dan Sabuk Kamtibmas bertajuk “Jaga Indonesia, Jogo Tulungagung” yang berlangsung di Halaman Kantor Bupati Tulungagung, Hari Kamis 3/9

Apel tersebut menjadi ruang konsolidasi berbagai unsur masyarakat untuk menyatukan komitmen dalam menciptakan situasi daerah yang aman, damai, tertib, dan kondusif.

Kegiatan dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Tulungagung, jajaran komandan satuan TNI dan Polri, Forkopimcam se-Kabupaten Tulungagung, pimpinan perguruan silat, organisasi kemasyarakatan, Gerakan Pramuka, ASN, serta sejumlah elemen masyarakat lainnya.

Suasana apel makin menegaskan pentingnya kebersamaan dalam menjaga stabilitas daerah. Dalam kegiatan tersebut juga dibacakan Deklarasi Cipta Kamtibmas sebagai bentuk kesepakatan bersama seluruh peserta untuk menjaga persatuan dan keamanan Tulungagung.

Deklarasi itu memuat tiga komitmen utama. Pertama, seluruh elemen masyarakat bersepakat untuk saling menghormati serta menjaga kerukunan, persatuan dan kesatuan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kedua, bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar Tulungagung senantiasa berada dalam kondisi aman, tertib, nyaman, damai dan kondusif.

Ketiga, menolak segala bentuk provokasi, ujaran kebencian, berita bohong atau hoaks, serta tindakan anarkisme yang berpotensi memicu kekerasan maupun pelanggaran hukum.

Pesan tersebut menunjukkan bahwa menciptakan keamanan daerah bukan semata-mata menjadi tanggung jawab aparat. Peran masyarakat justru menjadi bagian penting dalam membangun suasana yang harmonis dari tingkat lingkungan hingga wilayah kabupaten.

Plt. Bupati Tulungagung H Ahmad Baharudin menegaskan bahwa Tulungagung merupakan rumah bersama sehingga keamanan dan kedamaian harus dijaga secara kolektif.

“Tulungagung adalah rumah kita bersama. Kedamaian, keamanan, dan ketertiban di daerah ini tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat keamanan semata,” ujarnya.

Menurutnya, masing-masing unsur memiliki peran yang saling melengkapi. TNI dan Polri berperan dalam menjaga keamanan, pemerintah daerah bersama ASN memastikan pelayanan publik dan roda pemerintahan berjalan dengan baik, sedangkan organisasi kemasyarakatan, perguruan silat, Gerakan Pramuka dan berbagai kelompok masyarakat lainnya dapat menjadi penggerak terciptanya kedamaian di tengah masyarakat.

Keberadaan berbagai elemen tersebut dinilai menjadi modal sosial yang penting bagi Tulungagung. Komunikasi yang terjalin dengan baik diharapkan mampu mencegah munculnya gesekan sekaligus mempercepat penyelesaian persoalan sebelum berkembang menjadi konflik.

Plt. Bupati juga mengajak masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Perbedaan pandangan dan keberagaman yang ada hendaknya ditempatkan sebagai kekuatan untuk membangun daerah, bukan dijadikan alasan untuk saling berhadapan.

“Mari kita rawat Tulungagung dengan kebersamaan,” pesannya.

Melalui Apel Besar 3 Pilar dan Sabuk Kamtibmas tersebut, seluruh elemen masyarakat diharapkan semakin solid dalam menjaga persatuan. Semangat “Jaga Indonesia, Jogo Tulungagung” pun diharapkan tidak berhenti pada deklarasi, tetapi diwujudkan melalui sikap dan tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. (unt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tentang Kami | Pedoman Media Ciber | Disclaimer