Foto: Infografis/Mengenal Artificial Intelligence dan Cara Kerjanya

Jakarta – Tren teknologi terus berganti. Memasuki 2023, empat ahli berusaha memprediksi tren teknologi nantinya. Berikut teknologi yang akan jadi tren, dirangkum dari CNN Internasional, Kamis (1/5/2023):

Artificial Intelligence

Kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Mulai dari e-commerce hingga algoritma media sosial.

Ledakan tren ini akan sampai ke gambar dan musik pada tahun 2023, ungkap co-founder dan CEO Addo, Ayesha Khanna. Menurutnya, AI tidak akan menggantikan manusia. “AI akan menjadi anggota tim baru untuk manusia dalam banyak pekerjaan, menyumbangkan ide dan konsep”.

Hal yang sama juga disebutkan oleh futuris dan penulis buku, Bernard Marr. “Fokus AI akan menjadi penambah pekerja, sebab tools baru tersedia untuk memungkinkan tenaga kerja untuk sepenuhnya memanfaatkan AI”.

Khanna juga menambahkan lebih banyak pekerjaan diperlukan memastikan co-pilot AI generatif. Misalnya Copilot GitHub, untuk membantu kode pengembang khususnya di sepertgi perawatan kesehatan.

Metaverse

Metaverse juga bakal jadi tren tahun ini. Meskipun Meta, perusahaan yang asalnya Facebook dan berfokus pada metaverse, mengalami kegagalan dan kehilangan dana miliaran dolar dalam upaya teknologi itu.

“Perusahaan ritel dan hiburan akan meluncurkan percontohan yang meningkat mengenai cara membangun keterlibatan dan loyalitas pelanggan di berbagai metaverse, khususnya platform game seperti Roblox,” jelas Khanna.

“Penduduk asli Metaverse yang tumbuh besar dengan bermain game dan bersosialisasi dalam realitas digital alternatif akan mendorong perusahaan untuk menyelenggarakan konser, pekan mode, perjalanan pelanggan dan aktivitas edutainment tahun 2023”.

Metaverse juga akan kedatangan lebih banyak perusahaan kecil akan bergabung dengan organisasi besar yang sebelumnya telah mendirikan pos di sana, ucap Marr.

Teknologi Berkelanjutan

Pendiri dan futuris geopolitik di Center for Innovating the Future (CIF), Abishur Prakash mengatakan seluruh bidang keberlanjutan berbasis teknologi akan memainkan peran penting tahun ini.

“Proyek energi bersih, seperti mengambil listrik yang dihasilkan oleh tenaga surya dari Afrika ke Eropa akan maju pada tahun 2023, menambah dimensi baru dalam perang energi global,” jelasnya.

Cynthia Selin, profesor madya di School for the Future of Innovation in Society dan School of Sustainability di Arizona State University menjelaskan penangkapan karbon dan penyimpanan karbon akan semakin penting.

“Penangkapan udara langsung bisa terus mendapatkan perhatian bersamaan dengan mekanisme penghilangan alami seperti reboisasi,” kata Selin. “Proyek percontohan baru bermunculan di seluruh dunia seiring dengan kebijakan yang mendukung, membangun kapasitas kita mengurangi emisi gas rumah kaca”.

Semikonduktor dan Self-Reliance

Prakash juga memperkirakan perang Rusia-Ukraina akan membuka era soal geopolitik dan globalisasi. Ini akan mempengaruhi setiap aspek teknologi tahun ini.

Pertarungan perebutan semikonduktor yang menggerakan smartphone, komputer, mobil, peralatan rumah tangga juga akan jadi tren. Dia menjelaskan semikonduktor akan mengubah urusan dunia tahun depan dan jadi persaingan AS dan China.

Internet of Things (IoT)

Selin yakin IoT akan mengubah sektor energi tahun 2023. Dia menjelaskan akan makin banyak perangkat yang masuk ke pasar dengan sensor pintar dan kecerdasan berbasis data.

Sementara itu, Marr memprediksi akan ada peningkatan produk dan layanan IoT yang berkaitan dengan kesehatan dan kesejahteraan pada 2023. “Dengan perangkat seperti jam tangan pintar yang menawarkan sensor untuk memantau berbagai indikator kesehatan”. (luc/luc/cnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tentang Kami | Pedoman Media Ciber | Disclaimer