Foto: (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri Mokhamat Muhsin (bertopi) pada Hari Gizi Nasional Ke-63

Kediri – majalahbuser.com, Pemerintah Kabupaten Kediri melalui paguyuban Satuan PAUD Sejenis (SPS) Taman Posyandu (TAPOS) Kecamatan Kandangan, TP-PKK Kabupaten Kediri, Pemerintah Kecamatan Kandangan dan Instansi terkait menggelar peringatan Hari Gizi Nasional ke-63 tahun 2023 di Lapangan Tambi Kecamatan Kandangan (28/2).

Hadir dalam acara Kepala OPD terkait, TP-PKK Kabupaten Kediri, Forkopimcam Kecamatan Kandangan, SPS TAPOS, Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI), Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) yang mengikuti lomba Yel-Yel dan wali murid serta 800 anak-anak PAUD dan TK mengikuti lomba kolase.

Selain memperingati Hari Gizi Nasional, kegiatan hari ini  diadakan dalam rangka menggerakan dan mengingatkan kepada seluruh lapisan masyarakat akan pentingnya pemberian kebutuhan gizi pada anak serta pentingnya pencegahan stunting.

“Semua stakeholder terkait terintegrasi bersama dalam rangka mengingatkan kepada masyarakat pentingnya pemberian gizi pada anak. Dengan menjelaskan kepada masyarakat akan pentingnya pencegahan stunting, pernikahan dini dan putus sekolah. Jika hal tersebut bisa dicegah serta pemberian gizi terus ditingkatkan maka kita yakin tidak akan ada stunting,” jelas Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Mokhamat Muhsin.

Muhsin juga menyampaikan pesan Mas Bup, yaitu supaya ibu-ibu dapat mengasuh anaknya dengan mencukupi gizi dengan baik, mengembangkan akhlaknya dengan ilmu agama sesuai kepercayaan masing-masing dan kepada semua lapisan masyarakat  untuk menjadi agen pemerintah dalam upaya pencegahan pernikahan dini dan putus sekolah.

“Karena untuk mencegah stunting salah satunya dengan mencegah pernikahan dini. Karena diusia yang belum cukup, bisa rentan stunting dan diupayakan supaya anak-anak kita bisa mencapai pendidikan setinggi- tingginya. Jika terkendala biaya, Pemkab Kediri sudah menyiapkan Beasiswa GNOTA dari SD hingga Perguruan Tinggi,” jelasnya.

Dilanjutkan oleh Ketua Panitia, Anik Mokhamad Saroni, yang juga Ketua TP-PKK Kecamatan Kandangan mengatakan akan terus berupaya melakukan gerakan edukasi ke masyarakat dan melakukan pendampingan di setiap posyandu yang ada di Desa.

“Pada Hari Gizi Nasional ini juga menggelorakan untuk pemberian makanan tambahan yang sesuai dengan usia anak-anak kita. Alhamdulillah dengan gerakan bersama kita kompak untuk mencapai target Mas Bup di tahun 2023 ini Kabupaten Kediri one digit stunting,” ujar Anik.

Seperti diketahui, Hari Gizi Nasional (HGN) diselenggarakan untuk memperingati dimulainya pengkaderan tenaga gizi Indonesia dengan berdirinya Sekolah Juru Penerang Makanan oleh Lembaga Makanan Rakyat (LMR), pada tanggal 25 Januari 1951.

Sejak saat itu pendidikan tenaga gizi terus berkembang pesat di banyak perguruan tinggi di Indonesia. Kemudian disepakati bahwa tanggal 25 Januari di peringati sebagai Hari Gizi Nasional Indonesia. (bsr1/adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tentang Kami | Pedoman Media Ciber | Disclaimer