
Jayapura– Kodam XVII/Cenderawasih menduga aksi penembakan di lokasi Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB), Kampung Walesi, Distrik Walesi, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Sabtu (8/8/2026) dilakukan oleh kelompok OPM Kodap III/Ndugama.
Sebelumnya, penembakan itu mengakibatkan dua warga terluka. Kini kedua korban telah mendapatkan penanganan medis di RSUD Wamena.
Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto menilai, aksi tersebut diduga merupakan bentuk keputusasaan kelompok OPM yang semakin terdesak oleh aktivitas satuan tugas (Satgas) TNI yang mempersempit ruang gerak kelompok bersenjata.
Menurutnya, aksi penembakan di tengah berlangsungnya FBLB dilakukan oleh kelompok tersebut sebagai upaya menunjukkan eksistensi sekaligus mengganggu situasi keamanan.
“Penembakan ini kami kecam. Kami melihat tindakan tersebut sebagai bentuk keputusasaan kelompok OPM yang semakin terdesak oleh aktivitas Satgas TNI. Namun, kami pastikan aparat keamanan tidak akan memberikan ruang bagi kelompok tersebut untuk mengganggu keamanan masyarakat,” kata Kolonel Inf Tri Purwanto dalam keterangan resmi, Minggu (9/8/2026).
TNI-Polri Kejar Pelaku Penembakan
Pasca kejadian, aparat keamanan TNI-Polri langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku sekaligus memperkuat pengamanan di sekitar wilayah kegiatan FBLB.
“Pangdam XVII/Cenderawasih telah memerintahkan Danrem 172/PWY beserta jajaran TNI di wilayah Jayawijaya untuk segera mengambil langkah pengamanan, membantu masyarakat dan peserta FBLB, serta melakukan pengejaran terhadap pelaku,” tuturnya.
Kapendam juga menyampaikan, bahwa TNI bersama Polri terus melakukan pengamanan secara sinergis di wilayah Jayawijaya.
Masyarakat dan peserta FBLB diimbau tetap tenang serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
“Kami menjamin keamanan masyarakat dan kegiatan FBLB berlangsung dengan aman sampai di acara penutupan. Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan segera melaporkan kepada aparat keamanan apabila mengetahui adanya informasi atau aktivitas mencurigakan di lingkungannya,” ujar Kapendam.
TPNPB-OPM Benarkan Aksi Penembakan
Sementara itu, Juru Bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat – Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM), Sebby Sambom membenarkan, adanya peristiwa penembakan di pintu masuk FBLB di Distrik Walesi, Wamena.
Namun, pihaknya belum memberikan keterangan lebih perinci mengenai kronologi versi TPNPB, maupun pihak yang bertanggung jawab atas aksi itu.
Pihaknya masih menunggu laporan resmi dan lengkap dari pasukan TPNPB yang berada di lapangan di wilayah Wamena.
“Benar ada penembakan di Wamena, tapi untuk kronologi lengkap kami masih menunggu laporan dari pasukan di lapangan,” ujar Sebby Sambom dalam keterangan yang diterima. (kompas)