Foto: Sosialisasi Pemilu 2024 lewat Pagelaran Wayang semalam suntuk di Desa Tarokan, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri (1/12).

Kediri – majalahbuser.com, Memperingati Ulang Tahun ke-78 Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Bakesbangpol Provinsi Jawa Timur menggelar acara Pagelaran Wayang semalam suntuk di Desa Tarokan, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri (1/12).

Acara ini dihadiri oleh staf ahli Gubernur bidang perekonomian, hukum dan politik Budi Raharjo, SE., M.Si, Kepala Bakesbangpol Provinsi Jawa Timur Eddy Supriyanto, S.STP., M.PSDM, staf ahli bupati bidang hukum Drs. Kaleb Untung Wicaksono, MM, para jajaran forkopimda dan juga masyarakat Kabupaten Kediri yang hadir dalam acara tersebut.

Dalam sambutannya Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang dalam hal ini diwakili oleh Budi Raharjo menyebutkan, bahwa acara ini adalah bentuk apresiasi dari Ibu Gubernur dan juga hiburan bagi masyarakat Kabupaten Kediri karena sudah bersama-sama membangun Jawa Timur menjadi provinsi yang unggul di Indonesia.

“Acara ini adalah bentuk apresiasi dan hiburan untuk masyarakat Kabupaten Kediri dari Ibu Gubernur karena sudah bersama-sama membangun Jawa Timur menjadi provinsi yang unggul,” ujarnya.

Acara ini sendiri sudah diselenggarakan oleh Bakesbangpol Provinsi Jawa Timur sebanyak 4 kali, dengan Kabupaten Kediri menjadi yang terakhir. Setelah sebelumnya di Bakorwil Madiun, Ponorogo dan Bojonegoro. Untuk yang dilaksanakan oleh Disbudpar Provinsi Jawa Timur sudah sebanyak 7 kali.

Pagelaran Wayang ini sendiri mengangkat tema “Pemantapan Stabilitas Keamanan dan Politik Menjelang Pemilu dan Pilkada Serentak Tahun 2024” dengan dalang Ki Dwijo Kangko serta bintang tamu Jo Klithik dan Jo Kluthuk. Antusias masyarakat Kabupaten Kediri terutama yang berada di Kecamatan Tarokan sangat luar biasa, bisa dilihat dengan penuhnya kursi penonton yang sudah disediakan.

Ditambahkan oleh Bupati Kediri yang dalam hal ini diwakili oleh Kaleb Untung menjelaskan, bahwa dalam pemilu kali ini diharapkan untuk masyarakat Kabupaten Kediri agar selalu menjaga ketertiban dan keamanan karena biasanya menjelang pemilu ini banyak sekali gesekan diantara satu sama lain.

“Masyarakat Kabupaten Kediri harus pintar dalam memilih pemimpin yang terbaik karena di musim pemili ini biasanya banyak sekali pergesekan diantara satu sama lain,” tambahnya.

Seperti diketahui, Pemilu 2024 ini serentak dilaksanakan di tanggal 14 Februari dengan diawali oleh pemilihan presiden dan wakil presiden. Serta nanti di bulan November 2024 juga akan diadakan pilkada untuk memilih calon Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota.

Tentunya, dalam proses panjang pemilu ini pasti banyak pergesekan yang terjadi, itu menjadi fokus pemerintah dalam membangun ketertiban dan keamanan pemilu serentak ini.

Gubernur Khofifah berharap, dengan kegiatan ini masyarakat Jawa Timur bisa menjaga kesatuan dan persatuan yang ada di Jawa Timur, walaupun berbeda pilihan tetapi tetap harus satu tujuan yaitu membangun Indonesia umumnya serta Jawa Timur khususnya menjadi bangsa maupun Provinsi yang disegani.

“Bu Gubernur berpesan kepada seluruh masyarakat yang ada di Jawa Timur maupun yang ada di Kabupaten Kediri agar selalu menjaga kesatuan dan persatuan, jangan sampai terpecah belah,” harapnya. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tentang Kami | Pedoman Media Ciber | Disclaimer