Foto: Musik Keroncong The Amboradoel saat live di Stasiun Ngangeni Kota Kediri. Jum’at 23 Januari 2026

Kota Kediri – majalahbuser.com, Musik Keroncong The Amboradoel dan Sidomuni malam ini tampil secara live di Stasiun Ngangeni Kota Kediri, mereka melatunkan beberapa lagu lawas, Nostalgia dan Tembang Campursari.

Alunan musiknya yang syahdu serasa menambah asik suasana malam dilokasi yang juga disebut-sebut Malioboronya Kota Kediri itu, hari Jum’at 23 Januari 2026.

The Amboradoel tampil awal menyapa para pengunjung yang sudah berjubel di sepanjang Jalan Stasiun, Kelurahan Balowerti, Kecamatan Kota Kediri. Para pengunjung itu tak hanya warga Kota Kediri saja bahkan tak sedikit yang datang dari luar kota Kediri.

Manager Keroncong Amboradoel, Oktaf Rivino Grahadipayana atau yang akrab dipanggil Vino, usia 35 Tahun mengatakan kepada Majalahbuser.com, bahwa musik Keroncong adalah merupakan budaya warisan Leluhur tempo dulu yang mestinya harus dijaga dan dilestarikan.

“Terbukti diera milenial  ini musik Keroncong tetap diminati oleh semua kalangan usia, bahkan generasi muda saat inipun banyak yang suka Keroncong selain genre musik Pop, Rock, Campursari dan Dangdut,” jelas Vino ketika ditemui dilokasi Acara malam itu.

Foto: Musik Keroncong The Amboradoel saat live di Stasiun Ngangeni Kota Kediri. Jum’at 23 Januari 2026

Menurutnya, musik Keroncong itu nadanya unik, bisa membuat gayeng penikmatnya karena ditambah alat musik cak, cuk, biola dan cello yang membuatnya berbeda dengan genre musik-musik yang lain.

Harapannya dari generasi sekarang dan untuk yang akan datang tetap melestarikan budaya musik Keroncong, jangan sampai bosan apalagi punah karena musik Keroncong ini adalah ciri khas musik Indonesia.

Disamping itu kegiatan ini menjadi bukti bahwa musik Keroncong masih memiliki tempat di hati masyarakat. Selain sebagai hiburan juga menjadi ruang edukasi budaya sekaligus upaya menjaga eksistensi musik tradisional Indonesia di tengah arus musik modern.

Ia menutup wawancaranya dengan mengucapkan terima kasih kepada para senior maestro musik Keroncong di Kota kediri yang selalu membimbing dan menuntun para yuniornya untuk terus mendalami musik Keroncong.

Suara-Suara yang berkembang dikalangan pengunjung pada malam itu, mayoritas mereka mengharapkan kegiatan live semacam ini supaya kerap diadakan dijalan Stasiun Ngangeni ini, utamanya pada saat week end atau hari-hari libur yang lain. (unt/adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tentang Kami | Pedoman Media Ciber | Disclaimer