Foto: Jumat Ngopi, 3 Februari 20223

Kediri – majalahbuser.com, Bupati Hanindhito Himawan Pramana meminta setiap desa mengusulkan satu program prioritas untuk diajukan dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) di tingkat kecamatan.

Selain untuk pemerataan, dengan mengusulkan program prioritas dapat menghindari adanya penumpukan program di satu desa, yang dikhawatirkan tidak bisa diselesaikan dalam satu tahun anggaran.

Hal itu disampaikan orang nomor satu di Kabupaten Kediri itu dihadapan peserta yang hadir pada acara Jumat Ngopi, 3 Februari 2023 lalu.

“Karena kalau ditumpuk satu desa tiga atau dua program nanti ada desa yang tidak kebagian. Ini kita coba lakukan pemerataan,” kata Mas Dhito.

Sebagai dalam acara itu, tiap peserta biasa membawa lebih dari satu persoalan di desa. Seperti halnya Maron dari Desa Dukuh Kecamatan Ngadiluwih yang menyampaikan terkait masalah kerusakan jembatan yang mana proposal perbaikan telah masuk Dinas PUPR.

Jembatan yang mengalami kerusakan merupakan penghubung dengan desa Cendono Kecamatan Kandat. Termasuk pula terkait pembangunan saluran drainase jalan raya Desa Dukuh.

Kemudian, terkait dua sekolah SMP di Ngadiluwih yang belum bisa menyerap semua lulusan SD di Ngadiluwih karena zonasi. Dia pun mengajukan supaya ada rekomendasi bupati untuk melakukan telaah penambahan sekolah SMP di Kecamatan Ngadiluwih.

“Kami sudah komunikasi secara informal ke Komisi D DPRD Kabupaten Kediri dan telah dihubungkan ke Dinas Pendidikan,” ucapnya.

Menurut Mas Dhito, pihaknya tidak bisa menjanjikan usulan yang telah diajukan itu bisa diselesaikan semua pada tahun 2023 ini. Untuk itu dia menyarankan supaya dalam Musrenbang di tingkat kecamatan diajukan salah satu program yang menjadi prioritas.

“Satu desa, satu prioritas. Dibandingkan saya bilang tiga tapi tidak selesai di tahun ini mending satu-satu. Jadi nanti di Musrenbangcam ditimbang dari sekian banyak (usulan) ini mana yang prioritas paling utama,” terang Mas Dhito.

Pesan itu disampaikan pula kepada kades-kades yang hadir di acara itu. Mas Dhito pun meminta Sekda dan Bappeda Kabupaten Kediri untuk mengawal usulan yang masuk dari desa melalui Musrenbang tingkat Kecamatan.

“Tolong disampaikan kepada teman-teman kades, Musrenbang yang akan dilakukan dalam waktu dekat tolong setiap desa mengajukan satu usulan prioritas yang nantinya akan kita akomodir,” tegas Mas Dhito. (kominfo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tentang Kami | Pedoman Media Ciber | Disclaimer