Foto: Dandim) 0807/Tulungagung Letkol Arh Hanny Galih Satrio, S.I.P., M.Han., meninjau sejumlah sasaran program TMMD ke-130 di Desa Pojok. Rabu (21/10).

Tulungagung – majalahbuser.com, Komandan Kodim (Dandim) 0807/Tulungagung Letkol Arh Hanny Galih Satrio, S.I.P., M.Han., meninjau sejumlah sasaran program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 di Desa Pojok, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung. Memasuki hari kedelapan pelaksanaan, progres pekerjaan dilaporkan telah mencapai 70 persen.

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai rencana, sekaligus memantau kondisi di lapangan, termasuk pekerjaan renovasi Musholla, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), serta pembangunan toilet keluarga dan toilet umum lima bilik.

Dalam kegiatan itu, Dandim didampingi sejumlah Komandan Rayon Militer (Danramil) jajaran, Perwira seksi intelijen (Pasi Intel) beserta anggotanya.

Beberapa lokasi yang dikunjungi berada di Dusun Secang, Desa Pojok, wilayah Koramil Campurdarat.

Sasaran bantuan fisik di antaranya pembangunan toilet di rumah Sunarsih dan Slamet. Pembangunan RTLH milik Amin serta pembangunan toilet umum yang terdiri atas lima bilik di sekitar lapangan Desa Pojok.

Dandim Hanny Galih Satrio menjelaskan, peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan pekerjaan sekaligus mengidentifikasi kendala yang dihadapi personel di lapangan.

Menurutnya, kondisi cuaca ekstrem yang terjadi saat ini menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan. Meski demikian, pelaksanaan pekerjaan masih dapat berjalan dengan baik berkat kerja sama personel TNI, Polri, Pemerintah Daerah, dan masyarakat.

“Sebanyak 150 personel TNI dan Polri yang berada di lapangan kami sebar di beberapa titik pekerjaan. Setiap titik ditempatkan lima personel atau lebih, menyesuaikan volume pekerjaan,” ujarnya saat ditemui di Dusun Secang, Desa Pojok, Hari Rabu (21/10).

Ia menambahkan, keterlibatan masyarakat disesuaikan dengan kebutuhan dan jenis pekerjaan. Pada sasaran rehabilitasi rumah tidak layak huni, misalnya, warga setempat turut membantu proses pengerjaan bersama personel TNI, Polri, dan unsur Pemerintah Daerah.

Dandim menegaskan, sasaran fisik TMMD ke-130 ditargetkan selesai 100 persen sebelum program berakhir. Dengan progres yang telah mencapai 70 persen, pihaknya optimistis pekerjaan dapat diselesaikan sesuai jadwal.

“Kami pastikan pada H-5 atau H-4 sebelum penutupan, seluruh pekerjaan sudah memasuki tahap penyelesaian atau finishing,” tegasnya.

Manfaat program TMMD turut dirasakan Sunarsih (40), warga Dusun Secang RT 04/RW 02, Desa Pojok, yang menerima bantuan pembangunan toilet keluarga.

Ia mengaku bersyukur karena selama ini keluarganya belum memiliki toilet permanen dan masih menggunakan jamban terbuka di bawah pohon di belakang rumah.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur sudah dibantu. Terima kasih kepada TNI yang telah membantu keluarga kami. Semoga Bapak-Bapak TNI selalu diberikan kesehatan agar bisa terus membantu masyarakat yang kurang mampu. Jaya terus TNI,” ungkap Sunarsih

Perempuan yang sehari-hari bekerja sebagai buruh pabrik di wilayah Desa Pojok itu berharap bantuan tersebut dapat meningkatkan kenyamanan keluarganya sekaligus mendukung kehidupan yang lebih sehat. (unt/adv).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tentang Kami | Pedoman Media Ciber | Disclaimer