Foto: manfaat lain dari tanaman buah nanas terdapat potensi yang sangat luar biasa, Biasa Serat Daun Nanas bisa diolah menjadi bahan tekstil hingga bahan campuran fiber body pesawat.

Kediri – majalahbuser.com, Buah nanas merupakan komoditas buah andalan di wilayah Kecamatan Ngancar Kabupaten Kediri yang sudah berhasil tembus pasar ekspor, bukan hanya pemanfaatan buah nanas yang kaya akan mineral penting, sumber vitamin, dan serat makanan bagi tubuh. Bagian lain dari tanaman buah nanas terdapat potensi yang sangat luar biasa.

Seperti yang dilakuan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Kabupaten Kediri bersama akademisi, dan instansi terkait serta Kelompok Tani Mukti di Desa Bedali, Kecamatan Ngancar (24/1).

Tidak hanya fokus pada buah nanasnya akan tetapi melihat potensi pemanfaatan daun nanas yang biasanya hanya menjadi limbah bisa dimanfaatkan menjadi produk yang bernilai tinggi secara ekonomi jika diolah dengan baik dan benar.

Serat daun nanas dapat diolah menjadi bahan tekstil ramah lingkungan (green textille), bahan campuran fiber body mobil hingga pesawat.

“Proses pemanfaatan limbah daun nanas ini merupakan rangkaian panjang yang kita awali beberapa tahun yang lalu, salah satunya bisa menjadi bahan campuran fiber, saat ini masih menjadi serat kasar yang akan terus kita tingkatkan hingga menjadi benang kemudian ditenun sampai menjadi bahan kain tekstil,” jelas Kepala Balitbangda Kabupaten Kediri Dr. Sonny Subroto Maheri Laksono, M.Si.

Kedepannya harapan kami bisa kolaborasi dengan para pembatik dan desainer batik khas Kabupaten Kediri menggunakan bahan tekstil ramah lingkungan (green textille) dari serat daun nanas.

“Sehingga bisa membangun industri hulu sampai hilir dengan memaksimalkan pemanfaatan limbah serat daun nanas bisa menjadi nilai ekonomi yang tinggi, sehingga nantinya bisa mendongkrak perekonomian masyarakat sesuai arahan dari Mas Bupati Kediri, Mas Dhito,” harap Sonny.

Sementara itu masih di lokasi, dari pakar pertanian Dosen Agribisnis Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Prof. Dr. Ir. Jabal Tarik Ibrahim, M.Si. mengatakan potensi serat daun nanas ini sangat luar biasa bagus dan menjanjikan kedepanya untuk dikembangkan, karena di pasar internasional harga serat daun nanas dengan grade terbaik bisa mencapai Rp 800.000/kg.

“Potensi serat daun nanas sangat bagus dan menguntungkan. Untuk prosesnya kita pilah kualitas bagus daun nanas panjang lebih 50 cm, kita olah randemen, jadi setiap 100 kilogram daun nanas bisa menghasilkan 2 kg serat nanas kering seperti ini, serat daun nanas ini kedepanya sangat menjanjikan karena green produk akan semakin banyak digunakan kedepanya,” jelas Prof. Jabal.

Sebagai pengurus Kelompok Tani Mukti dari Desa Bedali Kecamatan Ngancar, Anam merasa senang karena terus didorong dan dilakukan pendampingan untuk terus meningkatkan kualitas dan jumlah produksi serat daun nanas.

“Mulai tahun 2023 produksi serat nanas mencapai 10 kg/hari, bahan baku daun nanas kita dapatkan dari warga sekitar habis panen yang biasanya tidak terpakai. Harapan kami kedepan bisa mencukupi kebutuhan pangsa pasar ekspor sehingga kedepanya serat daun nanas bisa menjadi ikon Kabupaten Kediri,” harap Anam. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tentang Kami | Pedoman Media Ciber | Disclaimer