
Kediri – majalahbuser.com, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan langkah strategis pemerintah untuk memastikan anak-anak Indonesia tumbuh sehat dan cerdas.
MBG berawal dari keprihatinannya terhadap kondisi anak-anak yang mengalami kekurangan gizi dan stunting di berbagai daerah. Dalam setiap kunjungan, Kepala Negara melihat sendiri anak-anak yang tampak jauh lebih muda dari usia sebenarnya akibat kemiskinan dan keterbatasan asupan makanan.
Program ini dirancang tidak hanya untuk mengatasi persoalan gizi, tetapi juga sebagai investasi jangka panjang bagi kualitas sumber daya manusia dan masa depan bangsa.
Hal ini ditegaskan oleh anggota Komisi IX DPR RI dari Partai Golkar, DR. Ir. Heru Tjahjono, M.M, dalam kegiatan sosialisasi yang digelar di Balai Desa Bulupasar, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri, Rabu (8/4/2026).
Dalam forum yang dihadiri ratusan konstituen Partai Golkar Kabupaten Kediri dari daerah pemilihan (Dapil) 1 (satu) dan Dapil 2 (dua) Kabupaten Kediri itu, Heru tampil lugas dan tegas.
“Ini bukan sekadar makan gratis. Ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan Indonesia. Kita sedang menyiapkan generasi yang sehat, cerdas, dan siap bersaing,” tegasnya.
Menurut Heru, persoalan gizi, termasuk stunting, masih menjadi ancaman nyata yang tidak bisa dianggap sepele. Ia mengingatkan bahwa kualitas sumber daya manusia sangat ditentukan dari asupan gizi sejak usia dini.
“Kalau anak-anak kita kekurangan gizi, jangan berharap mereka bisa unggul di masa depan. Negara harus hadir memastikan mereka mendapatkan makanan dengan standar gizi yang jelas,” ujarnya.
Ia juga memastikan bahwa program ini dirancang secara serius dan terukur. Menu makanan yang diberikan bukan sekadar mengenyangkan, tetapi memenuhi kebutuhan nutrisi anak.
“Ini bukan asal kenyang. Ada protein, vitamin, dan komposisi yang sudah dihitung. Anak-anak harus tumbuh optimal, bukan sekadar bertahan,” katanya.
Lebih jauh, Heru menekankan bahwa keberhasilan program tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah pusat. Ia mendorong keterlibatan penuh seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah hingga masyarakat.
Melalui dukungan bersama antara pemerintah dan masyarakat, Program MBG diharapkan dapat berjalan optimal serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas generasi penerus bangsa. (bsr1)