
Bekasi – Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengungkapkan, korban banjir di wilayah Jakarta, Kota Bekasi, dan Kabupaten Bogor sebanyak 28.000 jiwa.
Gus Ipul merinci, korban banjir di Jakarta dan Bekasi masing-masing sebanyak 11.000 jiwa, sedangkan di Kabupaten Bogor mencapai 6.000 jiwa.
“Terpantau per malam ini di Kota Bekasi ada 11.000 lebih jiwa yang terdampak, DKI juga ada lebih dari 11.000 jiwa yang terdampak, kemudian untuk Kabupaten Bogor lebih dari 6.000 jiwa,” kata Gus Ipul saat mengunjungi tenda darurat di Kantor Kelurahan Jatiasih, Kota Bekasi, Selasa (4/3/2025).
Meski demikian, data jumlah korban terdampak banjir di tiga wilayah tersebut masih bersifat dinamis.
“Yang terdampak ini semua datanya masih dinamis, datanya tentu terus berkembang,” ungkap dia.
Saat ini, Kementerian Sosial (Kemensos) masih mencatat rumah warga yang terdampak banjir.
“Kita belum mendapat kepastian rumah-rumah yang terendam banjir, ini lagi di assessment,” terang dia.
Dalam bencana banjir di tiga wilayah tersebut, lanjut Gus Ipul, Kemensos telah memberikan bantuan logistik berupa bantal, matras, obat-obatan, selimut, dan makanan bayi.
“Kemudian juga pakaian untuk ibu-ibu dan juga keperluan-keperluan ibu-ibu yang lainnya,” katanya. (kompas)