Foto: Bupati yang akrab dengan sapaan Mas Dhito ini mendorong jajarannya untuk mengawal proses perbaikan DTSEN sesuai kondisi di lapangan

Kediri – majalahbuser.com, Perubahan desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang banyak dikeluhkan warga karena dinilai tidak sesuai dengan kondisi ekonomi menjadi perhatian Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana.

Ketidak sesuaian posisi desil dengan kondisi ekonomi secara riil menjadikan penyaluran program bantuan sosial dari pemerintah berpotensi tidak tepat sasaran. Sebagaimana banyak menjadi perbincangan publik.

Bupati yang akrab dengan sapaan Mas Dhito ini mendorong jajarannya untuk mengawal proses perbaikan data desil sesuai kondisi di lapangan. Melalui Dinas Sosial, kegiatan sosialisasi dilakukan secara masif supaya warga dapat mengetahui mekanisme pembaruan atau perbaikan data desil.

“Harapan Mas Dhito database kita terkait kemiskinan betul-betul sesuai dengan kondisi riil yang ada di masyarakat supaya tidak terjadi bantuan salah sasaran,” kata Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kediri Subur Widodo usai pembekalan tenaga pendamping sosial pada Rabu (9/9).

Dalam melakukan perbaikan data tersebut, lanjut Subur, pemerintah tidak bisa melakukan sendiri dan membutuhkan peran aktif masyarakat. Untuk itu, dalam kegiatan sosialisasi pihaknya juga melibatkan pendamping sosial Program Keluarga Harapan (PKH).

Pendamping PKH yang jumlahnya 190 orang  dan biasa bertugas mendampingi keluarga penerima manfaat (KPM) bansos, akan terjun memberikan pemahaman kepada warga tahapan yang dilakukan untuk melakukan pembaharuan desil.

Menurut Subur ada dua cara bisa dilakukan untuk pembaharuan desil. Pertama, secara online melalui aplikasi cek bansos dari Kementerian Sosial RI yang dapat diunduh melalui ponsel dengan fitur android.

Dari aplikasi ini, warga secara mandiri bisa memasukkan data dan melampirkan dokumen pendukung sesuai kondisi ekonomi keluarga.

“Harapannya pengisian data dilakukan secara jujur sesuai kondisi riil,” pesan Subur. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tentang Kami | Pedoman Media Ciber | Disclaimer