
Kediri – majalahbuser.com, Dalam rangka meningkatkan sinergi antara Dinas Pendidikan, Satuan Pendidikan, dan Komite Sekolah serta memperkuat peran seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan Pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan merata, Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri menyelenggarakan kegiatan “Dialog Dewan Pendidikan” dengan tema “Bersama Mendidik, Bersama Melindungi”. Selasa. 8/9/2026.
“Bersama Mendidik, Bersama Melindungi” adalah sebuah gerakan dan slogan bersama yang menekankan pentingnya sinergi antara orang tua, guru (pihak sekolah), dan masyarakat dalam menjaga serta membesarkan anak sekaligus untuk mewujudkan pendidikan keluarga yang berkualitas.
Slogan ini menggarisbawahi dua pilar utama dalam tumbuh kembang generasi muda.
Mendidik: Memastikan anak mendapatkan nilai-nilai moral, karakter, akademik, dan spiritual yang selaras antara di rumah dan di sekolah.
Melindungi: Menjamin keamanan anak dari berbagai bentuk kekerasan, perundungan (bullying), diskriminasi, hingga ancaman di dunia digital.
Sinergitas apik yang bertempat di Institute Agama Islam Hasanusin Pare ini sangat tegas tidak hanya sekedar meningkatkan mutu pendidikan, tetapi juga untuk memastikan, bahwa anak tidak hanya tumbuh menjadi pribadi yang cerdas secara intelektual, tetapi juga merasa aman dan terlindungi di lingkungan dimanapun mereka berada.
Pada kesempatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri Dr. Mokhamat Muhsin, M.Pd. melalui Dina Puspitawati, S.KM., M.AP. yang menjabat sebagai Kepala Bidang Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Non Formal, Pemuda dan Olahraga, menekankan pentingnya sinergi antara orang tua, guru (pihak sekolah) dan masyarakat dalam menjaga serta membesarkan anak.
Secara khusus, Dina mengajak kepada 150 anggota Komite sekolah dari SD/MI, SMP/MTs yang hadir pada tersebut untuk bersama meningkatkan nilai/prestasi anak, menjaga kebhinekaan, dan meningkatkan kwalitas guru.
Sedangkan materi “Dialog Dewan Pendidikan” tersebut disampaikan oleh Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Kediri Imam Satori, dan Joko Irianto (anggota Komite Pendidikan) yang menekankan peran komite dalam Dunia pendidikan utamanya menyikapi isu-isu hangat dalam penyelenggaraan pendidikan.
Kemudian acara ditutup dengan sesi tanya-jawab, juga acara serupa akan dilanjutkan di hari berikutnya bertempat di SMPN 1 Ngadiluwih bagi 148 anggota Komite sekolah yang berada di Kabupaten Kediri wIlayah selatan. (pri/bsr1)