
Kediri – majalahbuser.com, Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Negeri Kabupaten Kediri kembali digelar dengan mengusung semangat bersinergi, berkolaborasi, dan berinovasi untuk pendidikan bermutu di Kabupaten Kediri. Jumát (05/06/2026)
Kegiatan yang bertempat di di SMP Negeri 1 Kandat ini dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Dr. Mokhamat Muhsin, Ketua MKKS SMP Kabupaten Kediri, serta seluruh kepala SMP negeri se-Kabupaten Kediri.
Dalam arahannya, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Mokhamat Muhsin, menekankan pentingnya peran kepala sekolah sebagai garda terdepan dalam menjaga kualitas layanan pendidikan sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi seluruh peserta didik.
Muhsin secara tegas mengingatkan seluruh kepala sekolah untuk tidak memberi ruang terhadap praktik perundungan (bullying) maupun pungutan liar (pungli) di lingkungan sekolah.
“Jangan sampai ada kasus bullying yang dibiarkan terjadi di sekolah. Begitu juga dengan pungli, Sekolah harus menjadi tempat yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi anak-anak untuk belajar dan berkembang,” tegasnya.
Muhsin juga berpesan agar pasca pengumuman kelulusan Sekolah segera memproses dan menyerahkan ijazah kepada lulusan tanpa syarat.Jika diperlukan, pihak sekolah dapat mengantarkan langsung ke rumah siswa.
Terkait dengan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027, Muhsin menginstruksikan seluruh satuan pendidikan untuk menjalankan proses penerimaan sesuai regulasi yang berlaku dengan mengedepankan transparansi dan akuntabilitas.
Menurutnya, informasi terkait SPMB harus disampaikan secara terbuka dan mudah dipahami masyarakat agar tidak menimbulkan kebingungan maupun persepsi yang keliru.
“SPMB harus berjalan sesuai aturan. Berikan informasi yang jelas kepada masyarakat sehingga proses penerimaan murid baru berlangsung tertib, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” harapnya. (bsr1)