
Tulungagung – majalahbuser.com, Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyalurkan bantuan modal usaha kepada masyarakat desil 1 atau kelompok dengan tingkat kemiskinan ekstrem sebagai langkah nyata dalam meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi warga.
Bantuan tersebut merupakan dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang ditransfer melalui Bank Jatim sebesar Rp1,5 juta per orang.
Penyerahan bantuan tersebut langsung diserahkan oleh Bupati Tulungagung, H. Gatut Sunu Wibowo kepada para penerima manfaat bertempat di Kantor Kecamatan Besuki, Hari Rabu 8/4
Untuk diketahui penerima bantuan tersebut sebanyak 765 warga, tersebar di 19 kecamatan. Di Kecamatan Besuki sendiri yang menerima sebanyak 47 orang. Dijadwalkan penyaluran selama 3 hari, yaitu tanggal 8 sampai 10 April 2026.
Bantuan ini diperuntukkan kepada masyarakat dengan tingkat kesejahteraan paling rendah (desil 1) terkandung harapan akan mampu memulai maupun mengembangkan usaha produktif mereka, seperti jenis usaha peternakan kambing, warung kecil, hingga kerajinan anyaman bambu dan produksi makanan ringan seperti menjual peyek, kerupuk dan sebagainya.
Sebagai bentuk tanggung jawab setiap penerima bantuan, mereka diwajibkan menggunakan dana sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah disusun serta melengkapi bukti pembelian sebagai bentuk pertanggungjawaban.
Bupati Tulungagung, pada kesempatan itu mengatakan bahwa, bantuan ini bukan sekadar bantuan sosial, melainkan bentuk pemberdayaan ekonomi masyarakat. Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan pendapatan keluarga secara berkelanjutan.
Para penerima bantuan menyambut program ini dengan antusias dan penuh rasa syukur. Mereka berharap dukungan modal usaha tersebut mampu membantu memperkuat perekonomian keluarga di tengah tantangan ekonomi saat ini.
Pemerintah Kabupaten Tulungagung optimistis dapat menekan angka kemiskinan ekstrem sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat yang lebih merata di berbagai wilayah. (unt)