
Jakarta – Polri mengimbau para orangtua untuk mengawasi anak-anak secara ketat saat berlibur di tempat wisata selama momen Idul Fitri.
Hal ini dilakukan guna mencegah terjadinya kejadian yang tidak diinginkan di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat.
“Orangtua diminta untuk mengawasi anak-anak secara ketat guna menghindari kejadian yang tidak diinginkan,” kata Kepala Satgas Humas Operasi Ketupat 2026 Brigjen Tjahyono Saputro, dalam keterangannya, Minggu (22/3/2026).
Menurut dia, libur Lebaran identik dengan meningkatnya aktivitas masyarakat, baik untuk bersilaturahmi maupun berwisata.
Hal tersebut disampaikan Tjahyono usai meninjau kawasan Taman Margasatwa Ragunan, Sabtu (21/3/2026).
Selain pengawasan terhadap anak, masyarakat juga diingatkan untuk tidak melakukan aktivitas berisiko tinggi, menghindari area terlarang, serta menggunakan perlengkapan keselamatan yang tersedia di lokasi wisata.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan, meningkatkan kewaspadaan, dan mematuhi seluruh aturan yang berlaku selama perjalanan maupun saat berada di lokasi wisata,” ujar dia.
Polri juga menyoroti pentingnya kewaspadaan di destinasi wisata air, seperti pantai, sungai, dan kolam renang.
Pengunjung diminta memperhatikan kondisi cuaca, arus air, serta mengikuti rambu peringatan dan arahan petugas di lapangan.
Tjahyono mengingatkan pengelola tempat wisata agar memastikan aspek keselamatan pengunjung.
“Pengelola diharapkan mampu mengatur kapasitas, menyediakan sarana dan prasarana keselamatan, serta menyiapkan petugas pengamanan dan pertolongan pertama di lokasi wisata,” kata dia.
Ia pun mengapresiasi kesiapan pengelola Ragunan dalam menyediakan fasilitas bagi pengunjung, mulai dari fasilitas umum, ruang menyusui, hingga akses untuk penyandang disabilitas.
Kehadiran pelaku UMKM di dalam kawasan wisata juga dinilai turut meningkatkan kenyamanan masyarakat.
“Dari sisi manajemen pengunjung, pengelola juga telah menerapkan standar operasional prosedur (SOP) dengan kategori kapasitas, yakni kondisi hijau untuk jumlah pengunjung hingga 80.000 orang, kuning antara 80.000 hingga 100.000 orang, dan merah apabila melebihi 100.000 orang,” ungkap dia.
Polri menegaskan bahwa keselamatan selama libur Lebaran merupakan tanggung jawab bersama antara pengelola, petugas, dan masyarakat.
“Dengan adanya sinergi tersebut, diharapkan seluruh rangkaian aktivitas libur Lebaran, termasuk wisata dan arus balik, dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar,” pungkas dia. (kompas)