Ilustrasi Proyek Tol Probolinggo-Lumajang Jawa Timur. (Tangkapan layar Youtube INFO PAGI)

Surabaya – Pembangunan jalan tol Probolinggo-Lumajang menjadi harapan besar masyarakat Jawa Timur dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah.

Proyek ini diusulkan dengan nilai investasi sebesar Rp 4,7 triliun melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), yang bertujuan mempercepat distribusi logistik, mengurai kemacetan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata.

Hingga awal 2025, informasi terkait progres spesifik pembangunan tol Probolinggo-Lumajang masih terbatas.

Namun, di sisi lain, pemerintah telah mengambil langkah strategis dengan melakukan pelebaran jalan nasional Probolinggo-Lumajang. Dikutip dari channel Youtube INFO PAGI, Rabu 02 April 2025.

Proyek pelebaran jalan ini menelan investasi sebesar Rp 454,41 miliar dan ditargetkan rampung pada Mei 2024.

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kelancaran lalu lintas di jalur tersebut sembari menunggu realisasi proyek tol.

Di wilayah yang berdekatan, pembangunan tol Probolinggo-Banyuwangi (Probowangi) menunjukkan progres signifikan.

Konstruksi tahap pertama yang mencakup ruas Probolinggo-Besuki telah mencapai 73,53% per Februari 2025 dan ditargetkan selesai pada Maret 2025.

Dampak Positif Bagi Masyarakat dan Pariwisata

Pembangunan tol Probolinggo-Lumajang nantinya tidak hanya mempermudah akses masyarakat tetapi juga berpotensi menghidupkan sektor ekonomi lokal.

Dengan akses tol yang lebih cepat dan efisien, Lumajang bisa menjadi destinasi wisata yang lebih menarik bagi wisatawan, terutama yang ingin mengunjungi kawasan Taman Nasional Bromo-Tengger-Semeru (TNBTS).

Jalur ini juga diharapkan dapat mengembangkan destinasi wisata lokal seperti Bukit B29 dan Pura Giri Semeru Agung.

Di sisi lain, Pemprov Jawa Timur juga tengah mengusulkan proyek sodetan tol dari Situbondo ke Bondowoso.

Sodetan ini nantinya akan terhubung dengan ruas tol Probowangi di jalur Situbondo, sehingga memberikan lebih banyak alternatif jalur bagi masyarakat Jember dan sekitarnya.

Harapan ke Depan

Meskipun tantangan dalam pembebasan lahan dan perizinan masih menjadi perhatian, proyek tol Probolinggo-Lumajang tetap menjadi prioritas untuk mendukung pertumbuhan ekonomi regional.

Dengan berbagai langkah strategis yang telah dilakukan, masyarakat berharap proyek ini dapat segera terealisasi dan memberikan manfaat nyata bagi mobilitas serta kesejahteraan mereka.

Pemerintah diharapkan terus mendorong percepatan proyek ini agar tol Probolinggo-Lumajang benar-benar dapat menjadi solusi atas permasalahan transportasi di kawasan tersebut.

Infrastruktur yang memadai akan menjadi kunci dalam mewujudkan Jawa Timur yang lebih maju dan terkoneksi dengan baik. (timenews).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tentang Kami | Pedoman Media Ciber | Disclaimer