Foto: Pondok Ramadan dan Bazar UMKM Kabupaten Kediri bertema “Ramadhan Bulan Tarbiyah” di Pendopo Panjalu Jayati, Rabu (11/3).

Kediri – majalahbuser.com, Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) bersama Tim Penggerak PKK menyelenggarakan kegiatan Pondok Ramadan dan Bazar UMKM Kabupaten Kediri bertema “Ramadhan Bulan Tarbiyah” di Pendopo Panjalu Jayati, Rabu (11/3).

Kegiatan ini menjadi sarana meningkatkan nilai spiritual masyarakat sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi melalui bazar produk UMKM lokal.

Acara tersebut dihadiri jajaran pemerintah daerah, pengurus TP PKK, pelaku UMKM, serta masyarakat. Selain mengikuti pengajian dalam rangka Pondok Ramadan, para pengunjung juga dapat mengunjungi bazar yang menampilkan berbagai produk kuliner, kerajinan, hingga produk unggulan dari pelaku usaha di Kabupaten Kediri.

Dalam kegiatan Pondok Ramadan itu, tausiyah disampaikan oleh dosen UIN Syekh Wasil Kediri, Mu’min Firmansyah. Ia mengajak para jamaah untuk bersyukur atas nikmat kesehatan dan kesempatan berkumpul dalam majelis ilmu pada bulan suci Ramadan.

Menurutnya, Ramadan merupakan bulan penuh keberkahan sekaligus sarana pendidikan spiritual bagi umat Islam yang terbagi dalam tiga fase utama.

“Sepuluh hari pertama merupakan fase rahmat, di mana kasih sayang Allah SWT diberikan kepada seluruh umat manusia tanpa memandang latar belakang,” ujarnya.

Ia menambahkan, pada sepuluh hari kedua merupakan fase maghfirah atau ampunan. Pada fase ini umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah dan memohon ampun kepada Allah SWT atas dosa-dosa yang telah diperbuat.

“Sedangkan sepuluh hari terakhir Ramadan merupakan fase pembebasan dari api neraka,” tambahnya.

Mu’min juga menekankan bahwa balasan dari Allah SWT atas ibadah yang dilakukan manusia tidak selalu terlihat secara langsung dalam bentuk materi, melainkan berupa pahala, keberkahan, dan ampunan yang nilainya jauh lebih besar. (PemkabKediri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tentang Kami | Pedoman Media Ciber | Disclaimer