Foto: Ngobras Kain selama 2 hari pada 11-12 Februari 2026 di halaman belakang Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Papar Kabupaten Kediri. (pri/majalahbuser.com)

Kediri – majalahbuser.com, Program ketahanan pangan nasional terus didorong melalui kolaborasi antara swasta, pemerintah, dan masyarakat (petani). Salah satunya melalui ajang Temu Lapang “Ngobras Kain” (Ngobrol Berkualitas Kaidah Pertanian) yang dilaksanakan di halaman belakang Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri.

Kegiatan selama 2 hari pada 11-12 Februari 2026 ini terselenggara atas sinergitas antara Dinas Pertanian dan Perkebunan (Dispertabun) Kabupaten Kediri, Kecamatan Papar, Polres Kediri, dan beberapa perusahaan diantaranya, PT Lemsi Triguna Abadi, PT Syngenta Seed Indonesia, PT Wilmar Chemical Indonesia, PT Agros Global Indonesia, PT Kertopate Kencana, PT Well Indonesia Duta Agriculture, PT Advanta Seeds, PT Champions Agrochemical Indonesia, PT Enam Sembilan Benih, dan Bank Jatim Pare.

Kegiatan sekolah lapang ini dihadiri seribu petani terbagi di 25 kelompok tani yang berasal dari Kecamatan Papar, Kayenkidul, Plemahan, Kunjang, Purwoasri, dan Pagu.

Koordinator Kegiatan sekaligus Distributor PT Lemsi Triguna Abadi, Umar Mulyono menyatakan, bahwa kegiatan ini dirancang sebagai wadah edukasi bagi petani, karena dalam kegiatan tersebut para petani diberikan edukasi yang dikemas dalam  sekolah lapang sebanyak 5 pertemuan.

“Ada beberapa materi yang diberikan  diantaranya jarak tanam dan manfaat jarak tanam,  pemupukkan yang tepat dan benar, penggunaan pestisida yang baik dan benar, hama dan penyakit tanaman jagung, serta dan panen dan analisa usaha tani,” bebernya.

Foto: pameran alat dan produk petanian pada acara “Ngobras Kain” di halaman belakang Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Papar Kabupaten Kediri. (pri/majalahbuser.com)

‎Selain itu, pada kesempatan tersebut petani yang biasanya menaman jagung di musim kemarau juga diberikan edukasi tentang tata cara penanaman jagung di musim penghujan.

Dengan pengetahuan baru dan perpaduan teknologi tersebut, diharapkan budidaya jagung tidak hanya pada musim kemarau namun juga saat musim penghujan.

Sementara, Kepala Dispertabun Kabupaten Kediri Sukadi, S.E, M.M yang juga berkesempatan hadir pada acara tersebut mengatakan, kegiatan ini adalah ajang temu diskusi dan solusi bagi petani pengusaha di bidang pertanian.

“Dengan acara ini diharapkan petani bisa meningkatkan provitas jagung, dari 7 ton – 12 ton,” ujarnya.

Ia berharap Kegiatan “Ngobras Kain” ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan produktivitas dan pendapatan petani jagung di Kabupaten Kediri.

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kemampuan petani dalam menggunakan teknologi dan pengetahuan yang ada untuk meningkatkan hasil pertanian.

Pada acara tersebut, penyelenggara memberi bermacam cinderamata kepada seluruh tamu undangan yang hadir, dan 2 ekor kambing bagi hadirin yang beruntung.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Camat Papar Andrea Rangga Primansyah, Kapolsek Papar AKP Sriati SH, Danramil 0809/16 Papar Kapten Cke Aif Waluyo dan Kordinator BPP Kecamatan Papar bapak Ari Setiawan. (pri/bsr1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tentang Kami | Pedoman Media Ciber | Disclaimer