
Tulungagung – majalahbuser.com, Pemerintah Kabupaten Tulungagung bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tulungagung menggelar Seminar bertajuk “Tulungagung Darurat Narkoba, Membedah Modus Baru Narkoba di balik Tren Gaya Hidup”.
Acara yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) ini berlangsung di Aula Kantor PMI Tulungagung Lantai 2, Sabtu (25/7/2026) mulai pukul 08.00 WIB.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala BNNK Tulungagung beserta jajaran, pimpinan organisasi keagamaan, tokoh agama, tokoh masyarakat, akademisi, pimpinan pondok pesantren, kepala sekolah, serta tokoh pemuda.
Dalam sambutannya, Plt. Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, SM., MM., menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada MUI Kabupaten Tulungagung atas inisiasi penyelenggaraan seminar ini.
Menurutnya, keterlibatan para ulama merupakan bentuk nyata dakwah yang tidak hanya membahas ibadah ritual, melainkan juga menjaga kemaslahatan umat serta menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkotika.
“Narkoba merupakan ancaman serius yang merusak kesehatan fisik dan mental, menghancurkan moral, memicu kriminalitas, merusak keharmonisan keluarga, hingga menghambat pembangunan daerah. Dalam perspektif Islam, upaya pencegahan narkoba sejalan dengan tujuan utama syariat (Maqashid Asy-Syari’ah), yaitu menjaga jiwa (hifzhun nafs) dan menjaga akal (hifzhul ‘aql),” ujar Plt. Bupati.
Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa upaya penanggulangan narkoba tidak cukup hanya mengandalkan aparat penegak hukum. Diperlukan sinergi dan peran aktif dari seluruh elemen masyarakat, termasuk keluarga, lembaga pendidikan, pondok pesantren, dan organisasi kemasyarakatan. Mimbar-mimbar dakwah, majelis taklim, hingga khutbah Jumat dinilai menjadi sarana strategis untuk memberikan edukasi keagamaan dan membangun benteng moral masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Tulungagung berkomitmen terus memperkuat kolaborasi bersama BNN, Kepolisian, TNI, MUI, serta seluruh komponen masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.
Plt. Bupati juga berpesan kepada para orang tua agar membangun komunikasi yang hangat dengan anak-anak. Kepada para tenaga pendidik dan pengasuh pesantren, beliau mengimbau agar menanamkan pendidikan karakter dan akhlak mulia.
Sementara kepada generasi muda Tulungagung, beliau mengajak untuk mengisi masa muda dengan belajar, berkarya, berprestasi, serta menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkoba. (fre/un/adv)