Foto: Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin pada kegiatan Lebaran Yatim dan Disabilitas serta Peresmian RA Perwanida 1 Kota Kediri, Jumat (10/7/2026).

Kota Kediri – majalahbuser.com, Semangat berbagi dan kepedulian mewarnai kegiatan Lebaran Yatim dan Disabilitas serta Peresmian RA Perwanida (Persatuan Wanita Kementerian Agama) 1 Kota Kediri yang dihadiri oleh Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin, Jumat (10/7/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Kota Kediri ini menjadi momentum untuk memperkuat nilai gotong royong, inklusivitas, sekaligus mendorong pemanfaatan zakat dan wakaf bagi kesejahteraan masyarakat.

Dalam sambutannya, Gus Qowim mengungkapkan rasa syukur karena dapat berkumpul dalam kegiatan yang tidak hanya berbagi rezeki, tetapi juga menghadirkan kepedulian kepada sesama.

“Alhamdulillah, pagi hari ini kita dipertemukan dalam sebuah kegiatan yang penuh makna. Bukan hanya tentang berbagi rezeki, tetapi juga tentang menghadirkan rasa peduli dan memastikan tidak ada satu pun warga yang merasa ditinggalkan,” ujarnya.

Wakil Wali Kota Kediri juga menyampaikan apresiasi kepada Kantor Kementerian Agama Kota Kediri, Baznas, seluruh lembaga amil zakat, serta berbagai pihak yang terus bergotong royong menebarkan manfaat bagi masyarakat.

Menurutnya, tema kegiatan “Pesan Inklusif dari Jiwa Anak untuk Negeri: Menebar Maslahat, Menguatkan Umat” mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membangun Kota Kediri yang tidak hanya maju, tetapi juga peduli terhadap sesama.

Ia juga mengapresiasi komitmen Kementerian Agama Kota Kediri yang terus membangun layanan keagamaan yang semakin ramah dan inklusif. Tahun ini, untuk pertama kalinya kegiatan Lebaran Yatim turut melibatkan anak-anak penyandang disabilitas.

“Saya berharap ini bukan menjadi langkah yang terakhir, melainkan menjadi awal dari semakin banyaknya ruang, fasilitas, dan pelayanan publik yang dapat diakses oleh semua orang,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Gus Qowim menilai kegiatan ini menunjukkan besarnya potensi zakat dan wakaf dalam membangun kesejahteraan umat apabila dikelola secara amanah dan didukung semangat gotong royong.

Ia juga mengapresiasi inisiatif keluarga besar Kementerian Agama Kota Kediri yang tidak hanya menghimpun zakat, tetapi juga mengajak para pegawai berbagi beras kepada anak-anak yatim.

Setelah memberikan santunan kepada para anak yatim dan penyandang disabilitas, dilanjutkan dengan peresmian RA Perwanida 1 Kota Kediri.

Wakil Wali Kota Kediri menegaskan bahwa peresmian tersebut bukan sekadar meresmikan sebuah gedung, tetapi juga meresmikan harapan bagi masa depan generasi penerus.

Ia menjelaskan, gedung tersebut sebelumnya merupakan Kantor Urusan Agama (KUA) yang berdiri di atas tanah wakaf dan kini dimanfaatkan sebagai lembaga pendidikan anak usia dini.

Menurutnya, hal tersebut menjadi bukti bahwa wakaf yang dikelola dengan baik akan terus memberikan manfaat dan menjadi amal jariyah bagi para wakif.

“Semoga RA Perwanida I menjadi tempat tumbuhnya generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan mencintai nilai-nilai agama,” harapnya.

Gus Qowim juga memberikan semangat kepada anak-anak yatim yang menerima santunan agar terus belajar, berani bermimpi, dan yakin memiliki masa depan yang cerah. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus bergandeng tangan untuk mewujudkan Kota Kediri yang Mapan.

Dalam kegiatan tersebut, Wakil Wali Kota Kediri turut menyerahkan seragam dan perlengkapan sekolah lainnya kepada siswa-siswi baru RA Perwanida 1 Kota Kediri.

Turut hadir, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Kediri A. Zamroni, Camat Mojoroto Abdul Rahman, Ketua Yayasan Perwanida Kantor Kementerian Agama Kota Kediri Elvi Susanti Zamroni, Ketua Baznas Kota Kediri Dawud Syamsuri, Lurah Campurejo Suntoro, anak-anak yatim, sahabat difabel, serta para siswa-siswi generasi hebat Kota Kediri. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tentang Kami | Pedoman Media Ciber | Disclaimer