
Tulungagung – majalahbuser.com, Ruang rapat DPRD Tulungagung dilantai dasar mendadak hening dan haru saat Pak Guru Candra dan Ibu Guru Dian Setianingrum mengutarakan isi hatinya.
Ibu Guru yang mengajar di SDN Bulusari 1, Kecamatan Kedungwaru dan baru saja menerima SK pengangkatan P3K paruh waktu itu tampak berkaca-kaca berbicara dihadapan para peserta rapat hiring anggota PGRI dengan Komisi A DPRD Tulungagung pada hari Rabu 11/02.
Sarjana S1 yang mewakili Guru P3K paruh waktu yang jumlahnya ratusan Orang itu berkeluh kesah bahwa honor yang mereka terima tidak mencukupi untuk biaya hidup bersama keluarga selama sebulan.
Dia mengatakan kerap berpuasa untuk mengirit pengeluaran belanja, padahal harus mengajar Siswanya setiap hari.
“Bahkan untuk membeli Sepatu saja tak terbeli, untungnya ada salah seorang wali murid yang membelikannya,” jelas Dia sambil sesekali menyeka air matanya.
“untuk itu saya mohon kepada Bapak Ketua DPRD untuk memikirkannya dan menambah honor yang selama ini Kami terima,” katanya sambil terisak-isak yang imbasnya para peserta rapat larut dalam kesedihan yang sama.
Sementara itu diluar pagar Gedung DPRD ratusan Bapak Ibu guru anggota PGRI Tulungagung yang jumlahnya kurang lebih 500 Orang ikut berpartisipasi akan tetapi tidak berorasi, namun mereka menggelar tikar dan kertas seadanya untuk alas duduk mereka sambil membaca surat Yasin dan Istighosah bersama, sebagai rasa soliditas terhadap perjuangan sesama insan Pendidik.
Ketua PGRI Tulungagung, Muhadi merasa prihatin atas keluhan para Guru P3K paruh waktu tersebut, meminta kepada Kadindik Tulungagung, Joko Winarno untuk memperjuangkan hak honor P3K paruh waktu menjadi lebih baik.
Menurut pendamping PGRI, Yoyok Sulistiyo Nugroho dari LSM PKTP, Dia mengatakan, sebenarnya Pemerintah Daerah Tulungagung mampu untuk memberi honor lebih dari yang diterima P3K paruh waktu sekarang, bahkan jumlahnya masih tersisa Milyaran rupiyah.
Jalannya rapat siang itu dipimpin oleh Ketua DPRD Tulungagung Marsono didampingi Ketua Komisi A dan anggotanya, sedangkan dari PGRI diwakili oleh Ketua PGRI Kabupaten Tulungagung Muhadi, beserta jajaran Pengurus serta didampingi oleh para Bapak, Ibu Guru anggota PGRI Tulungagung. (unt/adv)